Kenali Virus Jembrana yang Sering Menjangkit Ternak Sapi Asal Bali

datariau.com
1.812 view
Kenali Virus Jembrana yang Sering Menjangkit Ternak Sapi Asal Bali
Samsul
Penyuntikan langsung ke kandang sapi oleh Dinas Peternakan Rohil.

LENGGADAIHILIR, datariau.com - Dinas Peternakan Rokan Hilir menurunkan 8 orang petugas guna memberikan vaksinasi jembrana dan vitamin kepada ternak sapi bali dengan cara menyuntiknya lansung ke kandang peternak yang ada di Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (1/9/2016).

Hal ini guna mencegah penyakit jembrana pada ternak sapi bali khususnya. Petugas yang turun langsung ke lapangan sebanyak 8 orang yang dikoordinator oleh Musliadi SPt dan turut hadir pada kegiatan ini Babinsa Lenggadai Paimen, PPL Pertanian Lenggadai Hilir Mira, dan Datuk Penghulu Lenggadai Hilir Syofyanto.

Kordinator vaksinasi jembrana dan vitamin Musliadi SPt mengatakan, pemberian vaksinasi jembrana ini dilakukan guna mencegah agar ternak sapi tidak terjangkit virus.

"Penyakit jembrana merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang sering menyerang ternak ruminansia terutama Sapi Bali," ungkap Musliadi kepada Datariau.com di sela-sela penyuntikan di salah satu kandang sapi di Lenggadai Hilir, Kamis (1/9/2016).

Diterangkannya, awalnya penyakit ini terjadi di Kabupaten Jembrana, Bali sekitar tahun 1964 dan saat ini telah menyebar ke seluruh Indonesia seperti Jawa Timur, Kalimantan, dan Bali khususnya.

"Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dinamakan lentiviridae family retroviridae. Virus ini tergolong baru dan satu kelompok dengan virus HIV penyebab AIDS pada manusia. Sehingga menarik perhatian dunia sehingga banyak para peneliti yang ingin meneliti lebih jauh tentang virus ini," terangnya.

Ia menambahkan, sumber utama penyebaran virus lentiviridae secara mekanis disebabkan oleh gigitan lalat penghisap darah seperti Tabanus sp. Penyakit jembrana sifatnya yang akut dapat menyebabkan kematian (mortalitas) yang sangat tinggi sekitar 17% dan mordibidatas juga tinggi.

"Gejala umum Sapi Bali terkena penyakit jembrana ketika masa inkubasi 4-12 hari disertai tanda-tanda suhu tubuh meningkat hingga 42 derajat celcius, diare yang bercampur darah, terjadi pembengkakan pada kelenjar limfeprescapularis, prefemoralis, dan parotis. Kemudian terlihat adanya bercak darah pada kulit, terlihat depresi, kematian mendadak (jika telah akut)," pungkas Musliadi.

Penulis
: Samsul
Editor
: Zardi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)