Pegawai yang Dipecat Dipekerjakan Lagi

Inspektorat Akan Turun Lagi ke Puskesmas Lirik

datariau.com
2.044 view
Inspektorat Akan Turun Lagi ke Puskesmas Lirik
Heri
Inspektur Inspektorat Inhu Boike Sitinjak SE MM.

RENGAT, datariau.com - Inspektorat Kabupaten Inhu turun kembali ke Puskesmas Lirik melakukan peninjauan ulang terkait diperkerjakan kembali tenaga honorer yang dipecat karena minta uang Rp 8 juta untuk biaya ambulan beberapa waktu lalu.

"Terimakasih informasinya kepada awak media yang telah membantu kami melakukan kontrol sosial, karena tanpa ada bantuan dari media dan masyarakat tidak terpantau oleh kami semua karena terbatasnya anggota," kata Inspektur Inspektorat Inhu Boike Sitinjak SE MM saat dikonfirmasi melalui selulernya, kemarin.

"Besok hari Senin kita akan turunkan tim kembali ke Puskesmas Lirik untuk memastikan informasi ini. Bila benar pegawai honor yang dipecat oleh Bupati Inhu itu dikerjakan kembali kita akan tanyakan apa alasannya pihak Puskesmas Lirik," sebutnya.

"Karena sesuai perintah Bupati Inhu pegawai honor itu dipecat karena telah membuat kesalahan besar dan memalukan pemerintah Inhu," pungkasnya.

Sementara itu, Jumadi seorang akvitis di Inhu mengatakan, kembali dikerjakan tenaga honorer itu yang sudah dipecat, masyarakat akhirnya berasumsi dan menduga bahwa ada sesuatu antara pimpinan puskesmas dengan pegawai tersebut.

"Karena dari beberapa isu yang tersebar khususnya di Kecamatan Lirik, pimpinan puskesmas terpaksa memperkerjakan pegawai itu lagi karena banyak hal yang diketahui pegawai itu, kita tidak ingin hal ini terjadi, maka perlu diluruskan diperjelas, mengapa memperkerjakan lagi orang yang sudah dipecat," bebernya.

"Harapan kita dengan turunnya kembali Inspektorat ke Puskesmas Lirik dapat memberikan sanksi tegas terhadap UPT Puskesmas Lirik jika memang terbukti melecehkan Bupati," pungkas Jumadi. Baca juga: Sudah Dipecat, Pegawai Puskesmas Lirik yang Minta Uang Ambulan Rp8 Juta Dipekerjakan Lagi

Penulis
: Heri
Editor
: Heri
Sumber
: Datariau.com
Tag:Puskesmas
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)