Dua Bocah di Padang Lawas Ini Butuh 10 Kantong Darah Setiap Bulan, PMI Kampar Ajak Warga Rutin Donor

datariau.com
1.321 view
Dua Bocah di Padang Lawas Ini Butuh 10 Kantong Darah Setiap Bulan, PMI Kampar Ajak Warga Rutin Donor
Foto: Kominfo Kampar
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi pada acara senem sehat dan donor darah di Kantor Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang, Sabtu pagi (10/2/2018).

BANGKINANG, datariau.com - Beberapa masyarakat belum menyadari betapa berartinya setetes darah bagi manusia lainnya, ketika telah merasakan memerlukan bantuan darah, barulah sadar, betapa perlunya satu tetes darah tersebut.

Hal ini dikatakan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi pada acara senem sehat dan donor darah di Kantor Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang, Sabtu pagi (10/2/2018).

Dalam sambutannya, Yusri menjelaskan, bahwa di Kantor PMI Kampar saat ini permintaan darah oleh masyarakat setiap bulan lebih kurang 250 sampai 300 kantong darah. Dengan demikian, PMI Kampar mesti menyediakan lebih kurang 300 kantong darah perbulannya.

Yusri yang juga selaku Sekda Kampar tersebut semenjak dipercaya menjadi Ketua PMI Kampar, bertekat akan terus menggalakkan kegiatan donor darah. Karena berbicara darah orang pasti langsung berpikir kepada PMI.

"Dengan demikian, selagi tidak ada kegiatan kedinasan, walaupun di hari libur, tanggal merah atau ada acara keluargapun, saya akan tetap sempatkan untuk turun ke daerah apabila kegiatan donor darah, apalagi penyelenggaranya PMI Kampar," terang Yusri.

Pada acara donor darah yang dilaksanakan PMI Kampar di Desa Pulau Lawas mengangkat tema "Setetes Darah Sejuta Harapan". Dalam acara itu, ditemukan langsung ada warga masyarakat yang wajib mendapatkan 10 kantong darah setiap bulan.

Nursia, seorang ibu rumah tangga warga Pulau Lawas yang berusia 42 tahun tersebut mesti harus mendapatkan 10 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan dua orang anaknya.

Dua orang anaknya yang membutuhkan darah bergolongan AB atas nama  Fadillah Bilzikra umur 16 tahun dan Mutsi Almubarok usia 12 tahun yang terkena penyakit "Thalasemia", dimana penyakit ini merupakan penyakit yang berkaitan dengan kelainan pada darah manusia, untuk itu dua beradik tersebut menjadi ketergantungan tambahan darah.

Terkait hal tersebut, Yusri mengatakan bahwa Nursiah akan dijadikan langganan untuk membutuhkan darah di PMI Kampar. Sebaliknya, Yusri juga berharap pendonor darah untuk menjadi pendonor tetap di PMI Kampar.

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)