Dinas Kesehatan Pekanbaru Dinilai Abai, Zufra : Kalau Jatuh Korban, Diskes Tanggungjawab

Bambang
815 view
Dinas Kesehatan Pekanbaru Dinilai Abai, Zufra : Kalau Jatuh Korban, Diskes Tanggungjawab
Ist
Ketua Informasi Publik Provinsi Riau Zufra Irwan

PEKANBARU, datariau.com -  Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Zufra Irwan agak meradang.  Dia menilai Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru telah mengabaikan hak publik atau hak masyarakat akan sebuah informasi terkait bencana yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

"Undang - undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pasal 10 ayat 1 dan 2 secara tegas memerintahkan agar Badan Publik menyampaikan informasi yang sifatnya serta merta kepada masyarakat. Informasi serta merta itu adalah ketika sebuah informasi itu menyangkut hajat hidup orang banyak, semisal bencana alam dan wabah penyakit. Terkait bencana kabut asap ini, Dinas Kesehatan selaku lembaga teknis saya nilai telah abai terkait ini," kata Zufra Irwan di Pekanbaru, Senin (26/8/2019) pagi melalui pesan jejaring WA.

Dikatakan Zufra, jika dikaitkan dengan Permendagri no 3 tahun 2017 akan tugas - tugas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), yang paling lalai dalam hal ini adalah PPID Utama Pemko Pekanbaru. "Khusus akan hak warga Kota Pekanbaru untuk tahu akan kondisi cuaca terkait bencana asap mestinya PPID utama yang jemput bola informasi ini ke  Dinas Kesehatan," ujar Zufra.

Menurut Zufra, masyarakat tidak cukup hanya memantau layar monitor kondisi cuaca yang ada depan Kantor Walikota lama. Dinas Kesehatan atau PPID Utama, tegas Zufra, wajib menyampaikan secepat dan seakurat mungkin informasi serta merta itu. "Pelanggaran terhadap ini, sanksinya pidana. Atau kalau ada korban gara - gara  asap ini, karena ketidaktahuan warga karena tidak adanya informasi yang utuh, Badan Publik wajib bertanggungjawab," jelas Zufra.

Karena itu, Zufra minta Dinas Kesehatan Pekanbaru atau PPID Utama Pekanbaru lebih proaktif dan peduli terhadap nasib dan hajat hidup warga kota ini.  "Jika memang secara teknis kondisi ini belum berbahaya untuk kesehatan, sampaikan secara utuh dan komfrehensif dasar - dasar dan alasanya. Jika memang sudah berbahaya disampaikan segera. Kalau jatuh korban anak - anak sekolah karena tidak informasikan, Dinas Kesehatan harus tanggungjawab," tutur Zufra.*bmb

Penulis
: Bambang
Editor
: bambang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)