Penyanderaan di Hotel Mewah Mali, Korban Tewas 27 Orang

1.011 view
Penyanderaan di Hotel Mewah Mali, Korban Tewas 27 Orang
Ilustrasi.
WASHINGTON DC, datariau.com - Jumlah korban tewas dalam penyanderaan oleh kelompok militan di hotel mewah Radisson Blu 27 orang. Amerika Serikat mengutuk aksi teror ini dan menegaskan akan terus berperang melawan kelompok ekstrem.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan teroris yang telah menewaskan banyak nyawa di hotel Radisson Blu, Mali," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional Ned Price seperti dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (21/11/2015).

"Kami dapat memastikan serangan (penyanderaan) itu telah berakhir, namun kami akan terus berkoordinasi dengan para pejabat teras Amerika untuk memetakan lokasi keberadaan warga negara kami di Mali," sambungnya.

Pihak jaringan hotel Rezidor Hotel Group menyatakan, dua penyerang menyandera 140 tamu dan 30 pegawai hotel. Sumber-sumber keamanan di Mali mengatakan, para penyerang melancarkan aksi penembakan di hotel yang memiliki 190 kamar tamu tersebut.

Sekjen PBB Ban Ki-moon juga telah mengutuk keras penyanderaan di hotel mewah Radisson Blu di Bamako. Dia menyebut aksi kekerasan itu bertujuan untuk menghancurkan perdamaian negara tersebut.

Kelompok jihad Al-Murabitoun sudah menyatakan klaim anggota militannya melakukan penyanderaan. "Kami Murabitoun, dengan partisipasi dari saudara-saudara kami Al-Qaeda in the Islam Magreb (AQIM), menyatakan operasi penyanderaan di Radisson Hotel," kata seorang pria dalam rekaman audio yang disiarkan oleh televisi Al-Jazeera.

Al-Murabitoun yang dipimpin militan Aljazair bernama Mokhtar Belmokhtar, didirikan pada tahun 2013. Kelompok ini memperkenalkan dirinya sebagai bagian dari Al-Qaeda di wilayah Afrika Barat.

Penyerangan hotel mewah ini dilakukan para pria bersenjata, hotel mewah tersebut merupakan hotel yang kerap dikunjungi warga asing di Bamako, ibukota Mali. Mereka pun menyandera sekitar 170 orang di hotel Radisson Blu tersebut.

Rezidor Hotel Group mengetahui penyanderaan di gedung tersebut pada 20 November 2015 kemarin. Berdasarkan informasi, dua orang telah mengurung 140 tamu dan 30 pegawai.

(gus)

Tag:Mali
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)