Peran Raja Salman dan Perjuangan Keras Rakyat Palestina dalam Penyelamatan Masjid Al-Aqsa

datariau.com
2.508 view
Peran Raja Salman dan Perjuangan Keras Rakyat Palestina dalam Penyelamatan Masjid Al-Aqsa

RIYADH, datariau.com - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud disebut-sebut sebagai penyelamat Masjid Al-Aqsa yang membuat ribuan jemaah muslim Palestina bisa shalat lagi di masjid suci itu. Diplomasi internasional yang intens oleh Raja Salman dianggap berhasil menekan Israel untuk mempereteli semua peralatan keamanan yang memicu ketegangan.

"Raja Salman mengadakan kontak yang diperlukan dengan para pemimpin dunia," bunyi pernyatan Pengadilan Kerajaan Saudi.

Diplomasi Raja Salman itulah yang membuat pasukan keamanan Israel mengalah kepada orang-orang Palestina yang demo di situs suci Yerusalem.

"Pemerintah (Raja) Salman menghubungi pemerintah AS dan menekankan perlunya kembalinya ketenangan di Masjid Al-Aqsa dan sekitarnya, (perlunya) penghormatan terhadap kesucian tempat itu," lanjut pernyataan Pengadilan Kerajaan Saudi yang diterbitkan hari Kamis.

Aksi Raja Salman, seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (28/7/2017), mendapat pujian dari salah satu sekutu terdekat Riyadh, Abu Dhabi, di mana Putra Mahkota Mohammed bin Zayed memuji peran Saudi dalam menyelesaikan krisis Masjid Al-Aqsa.

Sebelumnya, ribuan jemaah muslim Palestina bersyukur dengan "hari kemenangan" setelah Israel melepas semua peralatan keamanan, termasuk CCTV di kompleks Masjid Al-Aqsa. Ribuan warga Palestina ramai-ramai memasuki kompleks masjid untuk shalat.

Mereka sebelumnya memboikot masjid karena aturan keamanan baru Israel. Aturan yang telah dicabut karena memicu ketegangan itu diterapkan setelah dua polisi Israel tewas oleh serangan tiga pria bersenjata di kompleks situs suci Yerusalem pada 14 Juli lalu.

Peran Raja Salman sebagai penyelamat Masjid Al-Aqsa menuai reaksi beragam di media sosial. Pengguna akun Twitter @inourakhaliid menulis; "Kapan saatnya datang beraksi, pastikan Salman akan berada di sana."

Editor
: Riki
Sumber
: Sindonews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)