Oleh: Ahmad Hamiddin as-Sidawi

Strategi Syiah Untuk Meruntuhkan Islam dan Kaum Muslimin

Datariau.com
3.325 view
Strategi Syiah Untuk Meruntuhkan Islam dan Kaum Muslimin

[9]. Dinukil Syeikhh Al-Qifari dalam yang sama hal: 344 dari kitab Muqoddimah Fathul Bary hal: 459

[10]. Al-Bada’ artinya keyakinan bahwa Allah terkadang tidak perkara yang belum terjadi kecuali setelah adanya gagasan baru

[11]. Al-Ghaibah termasuk salah satu keyakinan pokok dalam Syi’ah Imamiyah, yaitu bolehnya seorang imam menghilang untuk sementara waktu. Lihat Mas’alatut Taqrib, 1/349 dan seterusnya. Keyakinan itu sebenarnya lahir karena ketika al-Sasan al-Askar (yang diyakini sebagai imam kesebelas oleh Imamiyah-red) wafat, ternyata tidak memiliki keturunan. Maka bingunglah mereka. Lalu menciptakan aqidah baru yang disebut al-Ghaibah. (Mas’alatut Taqrib 1355).

[12]. Dinukil Syeikhh Al-Qifari dalam kitabnya Ushul Madzhabis Syi’ah Itsna Asyariryah 2/717 dari Majmu’ Fatawa Ibnu Taimyah 3/356

[13]. Kami tidak tahu tambahan yang benar, tiga atau empat orang yang jelas jumlahnya adalah 7 orang. Dinukil seperti dalam Ushul Madzhabis Syi’ah Itsna Asyariryah 2/717.

[14]. Dinukil Syeikh al-Qifari dalam kitabnya yang sama hal: 719 dari kitab Rijalul Kusyi hal: 6. Al-Kafy 12/321, 322

[15]. Dinukil Syeikh al-Qifay dalam kitab yang sama hal: 730 dari Wasa’il asy-Syi’ah 5/389

[16]. Nukilan Syeikh Al-Qifary dalam kitab yang sama hal: 735 dari kitab Ushul Kafy 1/247

[17]. Nukilan Syeikh Al-Qifari dalam kitab yamg sama hal: 735 dari kitab RIJAL AL-KUSYI hal: 35

[18]. Diriwatkan oleh imam Bukhari dalam kitab Fadha’ilul ‘Amal nomor 3673

[19]. Nukilan Syeikh Al-Qifari dalam kitabnya yang sama hal: 738 dari kitab syi’ah Al-Kafy hal 1/372-374, al-Kafy dengan syarahnya oleh al-Mazindarani 12/371. Juga kitab syi’ah lain Bihar al-Anwar 25/113

[20]. Nukilan Syeikh al-Qifary dalam kitab yang sama hal: 738 dari kitab syi’ah Biharul Anwar 4/385

[21]. Sumber yang lalu (sama)

[22]. Mereka adalah orang-orang Nasrani

[23]. Nukilan Syeikh al-Qifari dalam kitab yang sama hal: 739 dari kitab syi’ah Ushulul Kafy 2/409

[24]. Padahal yang benar, bahwa ayat ini adalah celan terhadap siapa saja yang menyimpang dari Al-quran dan sunnah. Dan berhukum kepada selain keduanya termasuk bathil. Kebatilan inilah yang di maksud dengan thaghut. (lihat tafsir Ibnu Katsir 1/678)

[25]. Kebanyakan maksud mereka dengan lafadz ini adalah ahlus sunnah wal jama’ah

[26]. Nukilan Syeikh al-Qifari dalam kitab yang sama hal: 744 dari kitab syi’ah Biharul Anwar hal: 2/216

[27]. Surat An-nisa’ ayat 60

[28]. Seorang ulama Syi’ah yang hidup pada tahun 470 H dan meniggal pada tahun 385 H

[29]. Seorang mufti Mesir yang meninggal di Iskandaryah tahun 1323 H

[30]. Lihat kitab Masalatut-taqrib baina ahlis-sunnah was Syi’ah oleh Seikh al- Qifary hal: 192

[31]. Dia adalah guru besar fakultas hukum di Universitas Damaskus yang lahir pada tahun 1915 M dan meninggal tahun 1964 M

[32]. Dilahirkan tahun 1294 dan meninggal tahun 1373 H di Damaskus


Artikel asli: almanhaj.or.id

Tag:Syiah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)