Heboh, Anggota DPRD Pekanbaru Ungkap Dugaan Kecurangan PLN yang Padamkan Listrik

datariau.com
1.807 view
Heboh, Anggota DPRD Pekanbaru Ungkap Dugaan Kecurangan PLN yang Padamkan Listrik
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Kejadian seringnya listrik padam saat ini ternyata bukan hanya menyengsarakan masyarakat, juga menimbulkan pertanyaan besar di kalangan wakil rakyat, berapa besar PLN untuk saat tidak menyalurkan listrik ke pelanggan.

Hal ini diungkap Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel SH yang mempertanyakan kepada PLN, jika listrik padam selama 4 jam, berapa keuntungan PLN, mulai dari mesin yang tidak beroperasi, listrik tidak disalurkan, bahan bakar maupun lainnya, keuntungan PLN perlu dikaji saat listrik tidak disalurkan kepada masyarakat, dan keuntungan itu perlu dilaporkan secara transparan.

"Pernah tidak PLN membuat kajian, kalau listrik padam 1 jam, berapa kelebihan material yang ada di PLN? baik solar, maintenance dan lainnya," kata Roni, Senin (25/9/2017).

Persoalan pemadaman ini kata Roni sudah ada sejak dulu kala. Misteri kondisi kelistrikan masih menjadi tanda tanya yang belum terjawab meskipun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya nantinya selesai dibangun dan beroperasional.

"Listrik mau padam berapa kali pun tak ada masalah. Tapi harus ada power penyuplai cadangan untuk pemadaman listrik. Jangan dibebani kepada masyarakat dan pelaku industri kecil apalagi untuk membeli genset lagi, itukan high cost," ungkapnya.

Selama ini, lanjut politisi Golkar ini, kran listrik untuk swasta belum pernah dibuka. Roni berharap legislator di DPR RI memperjuangkan kran listrik di Indonesia untuk swasta sebagaimana yang terjadi di perusahaan telekomunikasi.

"Kami di daerah ini merasakan susahnya berurusan dengan PLN. Karena PLN ini monopoli, makanya kita mendorong (PLN bikin kajian,red) seperti ini supaya PLN tidak monopoli lagi," cetusnya.

Apa yang dilakukan oleh PLN selama ini menurut Roni tak adil. Masyarakat telat membayar listriknya diputus. Meskipun jawaban dari PLN soal pemadaman adalah perawatan.

"Masyarakat tak mau tahu soal itu (alasan PLN,red). Kami di DPRD berdiri di depan masyarakat. Silahkan padamkan listrik tapi kasih cadangan yang lain. Sering kita kasih ide, coba bangun genset di setiap kelurahan, karena PLN ada perawatan, tapi dengan syarat genset PLN ini harus hidup," pungkasnya.

Penulis
: Irawan
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)