DPRD Minta Persimpangan Lampu Merah di Pekanbaru Steril dari Aksi Preman

datariau.com
2.100 view
DPRD Minta Persimpangan Lampu Merah di Pekanbaru Steril dari Aksi Preman
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Akhir-akhir ini persimpangan lampu merah (trafick light) di kota Pekanbaru sering mati secara mendadak. Namun anehnya, seketika itu pula ada anak jalan yang mencari kesempatan dengan menjadi pengatur lalu lintas dan meminta sejumlah uang kepada pengendara.

Menurut informasi yang berkembang, matinya lampu lalu lintas tersebut dilakukan dengan sengaja oleh gerombolan yang lebih dikenal dengan istilah "pak Ogah" ini. Dan tentunya ini menjadi citra buruk bagi kota Pekanbaru.

"Kita minta Satpol PP atau Kepolisian untuk mencari kebenaran informasi tindakan pematian lampu merah ini dengan sengaja oleh sekelompok orang. Jika terbukti lakukan tindakan tegas, karena ini jelas sudah mengganggu kenyamanan masyarakat," tegas Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, Kamis (27/7/2017).

Sigit juga menyebut, aksi meminta uang oleh sekelompok orang di persimpangan lampu merah sudah sering dikeluhkan masyarakat. Lebih "gilanya" segala upaya dilakukan untuk memeras pengendara secara tidak langsung tersebut.

"Ada yang berjualan, ada yang membersikan mobil dan sebagainya, ini tidak bisa dibiarkan. Pesimpangan lampu merah harus steril dari tindakan yang bisa membahayakan masyarakat," tuturnya.

Oleh karena itu, Politisi Demokrat ini berharap Satpol PP ataupun petugas Kepolisian untuk lebih sering lagi melakukan pengamanan di beberapa persimpangan lampu merah, terutama di jalur padat seperti di HR Soebarantas dan Persimpangan Pasar Pagi Arengka Soekarno-Hatta.

"Kita tidak mau aksi tindakan seperti preman ini menjadi hal yang menghantui warga. Makanya saya tegaskan lagi ini harus disikapi," pungkas Sigit.

Editor
: Riki
Sumber
: Seriau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)