SIAK, datariau.com - Personil Unit Lantas Polsek Tualang melakukan tindakan tegas terhadap sopir truk yang masih nekat masuk atau melintasi jalur Kota Perawang, Kecamatan Tualang, Siak, Selasa (11/4/2023).
Dengan melakukan kegiatan rutin, Unit Lantas Polsek Tualang melaksanakan 'Patroli Blue Light' dan menemukan adanya truk masuk Kota Perawang dan melintas di Jalan Raya Minas-Perawang tentunya sangat menganggu pengguna jalan lain.
Karena hal itu, maka personil Unit Lantas Polsek Tualang Polres Siak menindaklanjuti bagi kendaraan besar yang melintas saat ini.
Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK melalui Kapolsek Tualang Kompol Arry Prasetyo SH MH dan Kanit Lantas Polsek Tualang Iptu A Ramadhan SH MSi menyampaikan melalui 'Patroli Blue Light' telah diberikan edukasi, tindakan berupa teguran, putar haluan kejalur yang telah diperuntukkan serta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi pelanggaran lalu lintas tersebut.
Selain itu, Iptu Rama juga memberikan imbauan kepada supir truk yang melintasi Kota Perawang. Dia berharap hal seperti ini kedepannya tak terulang lagi, dan kepada supir truk yang lain karena menjadi potensi kecelakaan umumnya kecelakaan lalulintas itu di awali dari pelanggaran lalu lintasnya itu sendiri.
?Kepada para pengusaha angkutan truk besar dihimbau untuk bekerjasama mengingatkan kepada para sopirnya untuk tidak melintasi atau masuk Kota Perawang dengan tujuan PT IKPP atau PT Pelindo," kata Rama.

"Karena, Kota Perawang merupakan kawasan padat arus lalu lintas dan untuk bersama-sama dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," imbau Kanit Lantas Polsek Tualang itu.
Terpisah, masyarakat yang tidak mau disebut namanya menanggapi dengan adanya truk melintasi Kota Perawang sangat membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas.
Dikatakan dia, dengan kehadiran polisi (Unit Lantas Polsek Tualang) yang sering berpatroli dan kedapatan truk yang kucing-kucingan.
"Alhamdulillah, kami merasakan sudah jarang sekali melihat truk yang masuk ke jalur Kota Perawang. Kami berharap agar tidak ada lagi truk bertonase berat melintasi Kota Perawang, dikarenakan dapat merusak fasilitas seperti aspal yang bukan peruntukan bagi truk besar tersebut," ujarnya.
Salah seorang.Pemuda Pos Ronda Perawang Barat Km 6, Hendrik (47) menyampaikan terima kasih kepada Unit Lantas Polsek Tualang yang telah melakukan upaya menjaga ketertiban di wilayah Kecamatan Tualang khususnya Kota Perawang sampai dengan dini hari.
"Kami juga berharap Pemerintah Siak dapat merealisasikan segera perbaikan Jalan Hang Lekir dan Jalan Pertiwi yakni jalan yang dimana jalur ini sebagai fasilitas kendaraan truk besar yang sudah diperuntukkan sesuai kelas jalan menuju kawasan industri PT IKPP dan PT Pelindo, sehingga tidak ada lagi alasan sopir nakal yang nekat kucing-kucingan melintasi masuk kota," tandasnya.(***)