ROHIL , datariau.com-Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH memimpin Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di Pondok III Divisi IV Perkebunan Rumbia II PT Salim Ivomas Pratama, Kepenghuluan Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap meningkat saat musim kemarau.
Apel siaga diawali dengan penyambutan tamu melalui atraksi pencak silat, pengalungan bunga, serta Tari Tepak Sirih. Selanjutnya, apel dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir dan dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Rokan Hilir Syafrinurizal SE, Camat Balai Jaya Ifradi Rusdiansyah SSTP MSi, unsur TNI, jajaran Polres dan Polsek, para penghulu, tenaga kesehatan, serta manajemen PT Salim Ivomas Pratama Tbk.
Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa Kabupaten Rokan Hilir merupakan salah satu daerah di Provinsi Riau yang memiliki kawasan gambut cukup luas sehingga rentan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat musim kemarau.
Menurutnya, Karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga memengaruhi kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, pendidikan, hingga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergitas seluruh stakeholder dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hilir,” tegas Kapolres.
Ia menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan penanggulangan saat kebakaran sudah terjadi. Untuk itu, seluruh pihak diminta mengoptimalkan patroli darat di wilayah rawan Karhutla, meningkatkan deteksi dini terhadap titik panas (hotspot), serta terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kapolres juga mengingatkan perusahaan perkebunan untuk meningkatkan pengawasan di wilayah konsesi masing-masing, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman, serta menjalankan seluruh prosedur pencegahan Karhutla sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, kegiatan turut diisi dengan simulasi penanganan Karhutla yang diperagakan oleh tim gabungan dari berbagai unsur. Simulasi tersebut menunjukkan kesiapan dan kemampuan personel dalam merespons cepat potensi kebakaran di kawasan perkebunan maupun lahan masyarakat.
Usai simulasi, Kapolres bersama Kepala BPBD Kabupaten Rokan Hilir, pihak perusahaan, Forkopimcam Balai Jaya, dan para penghulu melakukan penanaman 18 bibit pohon jelutung sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan upaya penghijauan.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan Karhutla antara PT Salim Ivomas Pratama Tbk dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Selain itu, diserahkan bantuan mesin air kepada sejumlah kepenghuluan sebagai sarana pendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh stakeholder menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi dalam mencegah serta menangani Karhutla. Kapolres Rokan Hilir juga menegaskan bahwa setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan yang terbukti melanggar hukum akan ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan kesiapan personel, peralatan, serta sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Rokan Hilir dapat terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan sepanjang musim kemarau tahun 2026.(sul)