Cegah Kemacetan dan Lakalantas, Satlantas Polres Siak Alihkan Kendaraan Bertonase ke Jalur Alternatif

Hermansyah
671 view
Cegah Kemacetan dan Lakalantas, Satlantas Polres Siak Alihkan Kendaraan Bertonase ke Jalur Alternatif
Satlantas Polres Siak alihkan pengguna jalan ke jalur alternatif.

SIAK, datariau.com - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR-PKPP hingga saat ini masih melakukan perbaikan jalan di Jembatan Puing, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.

Dan diperkirakan pengerjaan perbaikan jalan tersebut akan selesai pada akhir tahun 2021 ini. Untuk memperlancar arus lalu lintas (kemacetan) dan mencegah terjadinya kecelakan, berbagai upaya pun dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Siak.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK melalui Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani SIK di dampingi Kanit Turjawali Ipda Ridwan mengatakan, untuk sementara waktu Satlantas Polres Siak melakukan pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan bermuatan lebih dari 8 ton yang akan melintas di jembatan Puing Koto Gasib.

"Kami dari Satlantas Polres Siak melakukan pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan bertonase diatas 8 ton yang akan melintas di jembatan Puing Koto Gasib sebagai antisipasi terjadinya kemacetan dan laka lantas," jelas AKP Rosna Meilani SIK, Selasa (9/11/2021).

Dikatakan Kasat Lantas Polres Siak, bagi pengendara truck bertonase diatas 8 ton diharapkan agar tidak melewati jalan tersebut selama waktu yang telah ditentukan.

Dia mengatakan, agar pengendara dapat melewati jalur alternatif, sesuai imbauan yang sudah diberitakan sebelumnya.

"Dilapangan, anggota kita sudah memberikan imbauan berupa pemasangan spanduk di empat titik yakni, simpang 4 KM11, Simpang Perak, Simpang Beringin dan Simpang Gondrong," ulasnya.

Dimana kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang yang berpotensi menimbulkan kemacetan, apalagi di akhir pekan.

"Selain itu, kendaraan bertonase berat, dan mobil besar apabila melintas disana dapat menghambat serta membahayakan pekerja, dan bagi pengguna jalan lainnya," tandasnya.(Man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)