Warga Baganbatu Tertipu Beli Apel Aceh

19.558 view
Warga Baganbatu Tertipu Beli Apel Aceh
Buah Apel Aceh yang ternyata Melon gagal panen dijual mahal. (foto: samsul bahri)
BAGANBATU, datariau.com - Pedagang buah dadakan membanjiri sepanjang Jalan Lintas Riau-Sumut tepatnya mulai dari Simpang Riset hingga KM 3 Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah kabupaten Rokan Hilir.

Antusias masyarakat membeli buah yang dijajakan pedagang dari luar ini berujung kepada kekecewaan. Karena seorang warga merasa tertipu saat membeli Apel Aceh yang ternyata Melon gagal panen.

Buah yang disebut Apel Aceh tersebut tidak sama dengan apel yang dijual pada umumnya. Tekstur daging dan bentuk biji seperti buah melon, begitu juga rasanya. Namun tekstur kulit dan ukuran sedikit berbeda dengan buah melon yang tersedia di toko-toko buah-buahan yang ada di Baganbatu, karena halus seperti apel.

"Jika melon pada umumnya bertekstur kasar, tidak dengan Apel Aceh yang halus serta berbentuk kecil menyerupai ukuran buah apel yang besar," ungkap Putri (27) warga Baganbatu.

Ia kecewa ketika berbuka puasa memakan buah tersebut. Karena rasanya sama persis dengan rasa buah melon. "Cuma bedanya aroma buah melon kurang tersasa, kebetulan buah melon di tempat saya ada juga, saya bandingkan rasanya tak jauh berbeda," ungkap pedagang juss buah serba 5000 itu, Rabu malam.

Selanjutnya, Putri mencoba membuat juss dari buah Apel Aceh yang baru dibeli pada siang hari tersebut, rasa air buah tak ubahnya rasa juss buah melon yang sengaja dibuatnya bersamaan.

"Nah, bedanya cuma aroma khas buah melon. Saya rasa buah tersebut yang dinamakan Apel Aceh oleh pedagangnya memang buah melon yang masih muda," sambung ibu dua anak tersebut.

"Sebagai pembeli, ya jelas saya kecewa. Harganya kan Rp30.000 per kilogramnya, sedangkan buah melon di toko buah 1 buahnya hanya Rp10.000 dan beratnya mencapai lebih 1 kilogram," tambah Putri.

Putri berharap para warga Baganbatu sekitarnya bisa mengetahui modus perdagangan tersebut dan urung untuk membelinya. "Bila perlu mereka para pedagang apel aceh tidak lagi berjualan disini. Kalau besok masih jualan, saya akan komplain ke mereka," akunya.

Selain itu, warga lainnya Zulkarnaen mengatakan, bahwa modus menjual buah Apel Aceh sudah pernah diketahuinya di daerah Labuhan Batu Rantau Prapat Provinsi Sumut. "Disana modus seperti ini sudah terbongkar kedoknya. Rupanya buah itu adalah buah melon yang sudah bantut (gagal panen)," katanya kepada wartawan. (sam)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)