SMM PANEL INDO

Wali Kota Agung Nugroho Ajak Delegasi IMT-GT GCMC Lihat Praktik Green School di SMPN 4 Pekanbaru

datariau.com
1.179 view
Wali Kota Agung Nugroho Ajak Delegasi IMT-GT GCMC Lihat Praktik Green School di SMPN 4 Pekanbaru
Foto: Ist.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat mengajak para delegasi Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) mengunjungi SMP Negeri 4 Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).

PEKANBARU, datariau.com - Upaya membangun kota yang ramah lingkungan tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Budaya menjaga alam justru dapat ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah.

Hal tersebut ditunjukkan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat mengajak para delegasi Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) mengunjungi SMP Negeri 4 Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda IMT-GT GCMC sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru memperkenalkan penerapan konsep green city yang telah dijalankan di lingkungan sekolah.

SMP Negeri 4 Pekanbaru dipilih karena dinilai berhasil menerapkan konsep green school dan menjadi salah satu sekolah percontohan nasional dalam penerapan lingkungan berkelanjutan.



Dalam kunjungan tersebut, Agung bersama sejumlah kepala daerah serta delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand melihat langsung berbagai inovasi lingkungan yang diterapkan di sekolah tersebut.

Berbagai program diperlihatkan, mulai dari pengelolaan dan pemilahan sampah, edukasi lingkungan kepada siswa, hingga pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah gerakan satu siswa satu polybag. Melalui program tersebut, setiap siswa diajak menanam sekaligus merawat tanaman hortikultura sebagai bagian dari pembiasaan menjaga lingkungan.

Selain itu, SMPN 4 Pekanbaru juga membiasakan penggunaan berbagai perlengkapan ramah lingkungan. Upaya tersebut dilakukan untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kelestarian alam sejak usia sekolah.

Kreativitas siswa dalam mengolah sampah daur ulang juga turut diperlihatkan kepada para delegasi. Limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna diolah menjadi berbagai produk, termasuk pakaian yang dibuat dari bahan daur ulang.

Sementara untuk sampah organik, sekolah memanfaatkan budidaya maggot sebagai salah satu alternatif pengelolaan limbah. Program ini tidak hanya membantu mengurangi sampah organik, tetapi juga mengubahnya menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan kembali.

"Hari ini kita turun ke sekolah yang sudah menjadi sekolah percontohan nasional dalam penerapan green city. Dari pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi maggot, hingga sampah yang sudah terbuang bisa menjadi produk yang dapat dimanfaatkan," kata Agung Nugroho saat meninjau lingkungan sekolah.

Menurut Agung, kunjungan delegasi IMT-GT GCMC ke SMPN 4 Pekanbaru bukan sekadar untuk melihat berbagai inovasi lingkungan yang telah diterapkan sekolah.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama para kepala daerah dari negara-negara yang tergabung dalam IMT-GT dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)