Usai Kecamatan Siak, Kini Teror Harimau Misterius di Sei Mempura

Hermansyah
197 view
Usai Kecamatan Siak, Kini Teror Harimau Misterius di Sei Mempura
Tapak Harimau Sumatera teror warga Sei Mempura, Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Sebelumnya, warga Kecamatan Siak, Kabupaten Siak heboh dengan kemunculan Harimau Sumatera di hutan kota Arwinas. Kini warga Kecamatan Mempura mendapat teror hewan buas itu.

Warga Sei Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Senin (23/1/2023) kembali menemukan jejak binatang buas seperti jejak harimau, di daerah bekas PT Siak Raya Timber.

Dimana penemuan jejak terbaru itu, dibenarkan oleh Lurah Sei Mempura Romandella, dia mengatakan, jejak tersebut dilihat warga yang menggunakan tanah bekas PT Siak Raya Timber bercocok tanam.

"Benar, sekarang kami di lokasi mengecek penemuan telapak kaki hewan tersebut," kata Romandella, seperti yang dilansir Riauterkini kemarin.

Lurah Sei Mempura itu menyebutkan, pihaknya menemukan banyak telapak kaki hewan buas tersebut di lahan yang dikelola warga setempat.

Dia mengatakan, jarak penemuan telapak kaki hewan buas ini dengan permukiman penduduk lebih kurang 1 kilometer.


"Telapaknya mengarah ke arah Kampung Merempan Hilir, kami sudah berkoordinasi dengan pihak kampung, aparat kepolisian hingga ke BBKSDA," kata Romandella.

Pemerintahan Kelurahan juga mengimbau perangkatnya, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, agar menyampaikan kepada masyarakat agar berhati-hati dan mengurangi aktivitas di malam hari.

Hal tersebut, mengingat, jika telapak kaki yang ditemukan benar harimau, maka perlu ditingkatkan kewaspadaan.

Kepala Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Genman Suhefti Hasibuan membenarkan ada laporan penemuan telapak kaki hewan terbaru di Kecamatan Mempura.

"Siap pak, tadi teman-teman sudah dapat informasi terkait hal ini pak, dan sedang melakukan survei di sekitar lokasi itu," kata Genman.

Apakah telapak kaki hewan yang ditemukan di Kota Siak sama dengan yang ditemukan di Sungai Mempura, Genman belum dapat memastikan. "Kita belum dapat pastikan itu," ujarnya.(***)

Sumber
: Riauterkini
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)