Terapkan Kebijakan Peduli Lingkungan, Pemkab Siak Terima Penghargaan Nirwasita Tantra

Hermansyah
644 view
Terapkan Kebijakan Peduli Lingkungan, Pemkab Siak Terima Penghargaan Nirwasita Tantra
Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi saat menerima penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

JAKARTA, datariau.com - Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi menerima penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Dimana penghargaan itu diterimanya, karena di nilai berhasil merumuskan kebijakan terkait penyelamatan lingkungan.

Anugerah Nirwasita Tantra Tahun ini diserahkan oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berlangsung di Auditorium Dr Ir Soejarwo Gedung Manggala Wana Bakti Jakarta, Rabu (20/7/2022).

"Penghargaan Nirwasita Tantra kategori dari KLHK ini merupakan bentuk penilaian pemerintah atas implementasi kebijakan penyelamatan lingkungan dari kerusakan, salah satunya kita punya Perda Kabupaten Siak Hijau," kata Alfedri.

Dipilihnya Kabupaten Siak sebagai penerima piagam Nirwasita Tantra karena dianggap Bupati Siak selama memimpin berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerah.

Salah satunya Kabupaten Siak telah memiliki peraturan daerah tentang Siak Kabupaten Hijau. Kabupaten Hijau yang dimaksud mendorong prinsip-prinsip kelestarian dan berkelanjutan dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan peningkatan ekonomi masyarakat.


"Perda Siak Hijau lahir adanya kerjasama dengan LSM lingkungan yang tergabung dalam Sodagho Siak. Kelanjutannya, kampanye Siak Investasi Hijau," kata dia.

Kebijakan Siak Hijau dianggap sebagai satu model pembangunan di level kabupaten yang dapat menjadi solusi terkait persoalan lingkungan sekaligus persoalan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

?Agar gambut kita terjaga, masyarakat tidak hanya menanam sawit, namun masyarakat dapat menjjaga gambut dengan budidaya ikan gabus, yang memiliki nilai ekonomis, tanam nenas, dan sagu sebagai pendamping makanan pokok beras yang ditanam dilahan gambut," ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, kata dia, Pemkab Siak sedang mendorong warga yang memiliki Tanah Obyek Reformasi Agraria (Tora) untuk ditanam tanaman holtikultura seperti jagung, padi, buah naga dan kopi.

Anugrah Nirwasita Tantra dilaksanakan yang ke-40 pada tahun ini . Dan diberikan kepada daerah yang berhasil merumuskan kebijakan terkait penyelamatan lingkungan.(rls/man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)