Tenaga Honorer Dinas Kesehatan Langsa Mengaku Belum Terima Gaji Selama 3 Bulan

datariau.com
1.667 view
Tenaga Honorer Dinas Kesehatan Langsa Mengaku Belum Terima Gaji Selama 3 Bulan
Foto: Edy Syarifuddin
Kantor Dinas Kesehatan Langsa.

LANGSA, datariau.com - Pekerja honorer di lingkungan Dinas Kesehatan Langsa mengaku belum terima gaji selama tiga bulan tanpa alasan yang jelas. Mereka mengaku ada sebanyak 200 tenaga kerja pegawai honorer di lingkungan Dinas Kesehatan Langsa diperkirakan bernasib sama.

"Belum gajian selama tiga bulan, kurang tahu alasannya," kata dua orang pekerja honorer yang meminta identitasnya tidak disebutkan, ketika dimintai keterangannya di salah satu Puskesmas di Kota Langsa, Rabu (13/11/2024).

Dijelaskannya, sepengetahan dia memang semua tenaga honorer yang tersebar di sejumlah Puskesmas di bawah kendali Dinas Kesehatan Langsa belum menerima gaji dan belum ada keterangan yang jelas.

"Sepengetahuan kami sebelumnya jumlah pegawai honor di bawah lingkungan Dinas Kesehatan sekitar 300 orang, namun saat ini hanya berkisar 200 orang setelah ada yang lulus tes P3K," terangnya.

Kendati belum menerima hak, namun para pekerja honorer ini tetap melaksanakan tugas sabagai mana tanggung jawab pekerjaannya meskipun rekan-rekan mereka di Dinas lain sudah menerima gaji.

"Kita tetap bekerja dengan giat, kendati belum dibayar gaji," imbuhnya.

Dia berharap gaji yang tertunggak bisa dibayarkan secepatnya, mengingat kebutuhan hidup keluarga dan anak setiap hari harus dipenuhi.

"Hanya itu harapan kami, karena kami butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli sembako dan lainnya,“ ucapnya mengakiri.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Langsa dr Yusuf Akbar ketika dikonfirmasi pada kamis (14/11/2024) di kantornya tidak berada di tempat.

Menurut petugas wanita penerima tamu di kantor itu mengatakan Bapakk sedang Dinas Luar (DL) sementara Buk Ponna Sekretaris Kantor itu, kata petugas wanita tersebut, sedang sakit. (esy)

(Berita ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya).

Penulis
: Edy Syarifuddin
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)