PEKANBARU, datariau.com - Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Agung Nugroho-Markarius Anwar memberikan bantuan dana sebesar Rp50 juta kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Jum'at (2/8/2024) siang.
Bantuan ini diserahkan pasangan Agung-Markarius usai melakukan kunjungan silaturahmi dengan para datuk dan datin serta seluruh pengurus LAMR Kota Pekanbaru.
Kedatangan Agung-Markarius atau yang lebih dikenal 'AMAN' disambut dengan hangat oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri H Fathullah SH MH dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri Muspidauan SH MH.
Para datuk dan datin LAMR Kota Pekanbaru memberikan nasehat dan petuah kepada pasangan AMAN yang maju sebagai bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru di Pilkada 2024.
Agung Nugroho menyayangkan tidak adanya perhatian dari pemerintah kepada LAMR Kota Pekanbaru. Seharusnya, pemerintah memberikan support kepada LAMR Kota Pekanbaru karena sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah. Ia menyebut, LAMR adalah tempat bernaungnya masyarakat Pekanbaru, khususnya orang-orang melayu serta adat budaya melayu.
"Sangat salah sekali kalau pemerintah tidak ada memperhatikan terkait anggaran bagaimana LAM ini akan berkarya dan bagaimana mereka akan menjadikan generasi di bawahnya itu menjadi generasi yang optimal dan generasi yang produktif tanpa diberikan support dari pemerintah," ujar Agung.
Agung berjanji, dirinya akan memberi perhatian yang khusus pada LAMR Kota Pekanbaru apabila dirinya bersama Markarius Anwar memenangkan Pilkada 2024 di Pekanbaru.
"Kami tentu ingin bersama-sama dengan LAM, membina mereka baik itu dari kalangan anak muda maupun juga dari bapak-bapak dan ibu-ibu. Jadi keinginan kami adalah di bawah binaan LAM ini nantinya akan menjadi produktif dan Insya Allah kami akan support dari pemerintah kota Pekanbaru kedepan," tegasnya.
Sementara itu, Bakal Calon Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengungkapkan bahwa keinginan dan harapan dari LAMR Kota Pekanbaru sejalan dengan visi misi pasangan AMAN yang memiliki tagline 'Pekanbaru Berbudaya, Maju dan Sejahtera'.
Di dalam poin penjabaran dari visi tersebut yakni menjadikan nilai-nilai budaya melayu sebagai jati diri Kota Pekanbaru.
"Nilai-nilai budaya melayu ini tentu rujukannya adalah agama. Jadi orang yang beragama itu pasti orang melayu, artinya yang beragama islam, sehingga dengan kita tempatkan visi pertama itu sekaligus sebagaimana kita menempatkan nilai-nilai budaya melayu sekaligus menilai islam itu sebagai rujukan kita yang utama," papar Markarius. (end)