Seorang Kuli Bangunan Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

datariau.com
1.162 view
Seorang Kuli Bangunan Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

BAGAN BATU, datariau.com - Warga Pajak Baru Kelurahan Bagan Batu Kota digemparkan adanya penemuan mayat laki-laki tergantung di rumah milik H Marpaung (Toke Bawang) di Jalan Pasar Inpres Pajak Baru Rt/Rw 03/04 Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah, Rabu (21/7/2021).

Informasi yang dirangkum awak media di lokasi menerangkan, mayat tersebut diketahui bernama Rio Chandra Pranata (18) warga Bunut Kisaran dan baru seminggu bekerja di gudang bawang milik H Marpaung. Korban ditemukan pertama kali oleh rekan kerjanya bernama Ahmad Fauzi (Ozi) dan Niar (23) sekitar pukul 09.00 Wib.

Kepada awak media, Ozi menjelaskan kronologi ditemukannya korban berawal saat dia dan Niar sekitar pukul 08.00 Wib dihubungi H Marpaung (Toke Bawang) di Kisaran untuk mengecek ke rumah tempat korban tinggal (Pajak Baru), karena saat dihubungi hp korban tidak aktif dan waktu sudah sudah menunjukkan pukul 08.00 wib, namun korban tak kunjung berangkat kerja.

"Setelah itu saya berangkat ke rumah belakang tempat tinggal almarhum, dan sesampainya di rumah, di lantai dua saya panggil-panggil korban namun tidak ada jawaban, lalu saya turun buka pintu dan mengecek ke dalam rumah di lantai 2 (kamar korban). Pas saya buka pintu, korban tergantung di terali jendela kamar. Liat itu saya ketakutan dan langsung lari ke gudang dan memberitahu kepada kawan-kawan kerja," terang Ozi.

Selanjutnya dia dan rekannya memberitahukan kepada H Marpaung dan keluargnya di Bagan Batu, kemudian informasi ini disampaikan ke Bhabinkamtibmas Bagan Batu Kota Bripka Sujarwo dan diteruskan ke Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah.

Tak lama kemudian Tim Unit Reskrim dan pihak puskesmas Bagan Batu tiba di lokasi guna melakukan proses evakuasi dan visum. Dalam proses evakuasi mayat tersebut tampak disaksikan langsung oleh Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Indra Lukman Prabowo SH SIK didampingi Ps Kanit Reskrim Iptu M Sodikin Panit I Intelkam Iptu S Soewandi, Kanit Lantas AKP Syafyandra SH dan personil polsek.

Kapolsek Kompol Indra Lukman Prabowo SH SIK menyampaikan, mayat gantung diri tersebut adalah murni bunuh diri karena hasil visum tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan di tubuh korban dan hanya ditemukan memar di leher bekas jeratan kain yang digunakan korban untuk gantung diri.

"Setelah dilakukan visum dan evakuasi selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga dan kemudian dibawa ke kampung halamannya di Bunut Kisaran untuk dimakamkam," terang Kapolsek.

Saat diminta keterangan motif gantung diri tersebut, kapolsek menyempaikan informasi sementara diduga korban sebelumnya cekcok dengan pacarnya, namun daripada itu pihak berwajib akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Informasi dari pihak keluarga korban sebelumnya diduga ada cekcok dengan pacarnya, namun kami akan menyelidiki lebih lanjut lagi," ungkap Kapolsek. (sel)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)