Remaja di Rumbai Tewas Akibat Perang Sarung, DPRD Pekanbaru Soroti Pengawasan Orang Tua

datariau.com
2.977 view
Remaja di Rumbai Tewas Akibat Perang Sarung, DPRD Pekanbaru Soroti Pengawasan Orang Tua
Foto: Endi
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Lindawati SE.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Lindawati SE, menyampaikan keprihatinannya atas tewasnya seorang remaja di Kecamatan Rumbai akibat perang sarung. Menurutnya, kejadian maut tersebut menjadi peringatan bagi para orang tua untuk dapat lebih ketat menjaga dan mengawasi anak-anaknya pergi berkumpul di luar sekolah.

"Saya sangat prihatin mendapat kabar ada salah seorang pelajar SMK 5 yang meninggal, sungguh miris sekali dan kejadian ini menurut saya kurangnya pengawasan dari orang tua sehingga anak-anak dibiarkan berkeliaran di luar. Sangat disayangkan, apalagi ini terjadi di bulan suci Ramadan," kata Lindawati, Sabtu (8/3/2025).

Perang sarung berujung maut yang menyebabkan seorang anak bernama Reyhan Aprilian (15) meninggal dunia itu terjadi pada Senin (3/3/2025) di Jalan Berdikari, Rumbai. Polisi pun telah mengamankan 4 pelaku penganiayaan yang semuanya anak dibawah umur.

Atas insiden tragis ini, Lindawati meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru untuk mengimbau pihak sekolah melakukan langkah-langkah strategis dalam mencegah terulangnya tawuran antar remaja.

"Ini menjadi catatan buruk di dunia pendidikan, walaupun kejadiannya di luar sekolah. Jadi kita juga mengharapkan pihak sekolah agar selalu memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap peserta didik tentang etika pergaulan, sehingga kenakalan remaja yang berujung hilangnya nyawa tak terjadi lagi di Pekanbaru," ujarnya.

Srikandi NasDem asal Dapil Rumbai ini juga mendorong aparat kepolisian rutin melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya tawuran selama bulan Ramadan.

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)