Rapat Pimpinan TNI dan Polri Jokowi Ingatkan Perlunya Langkah Proaktif Menetralkan Residu Politik

ranialvira
1.250 view
Rapat Pimpinan TNI dan Polri Jokowi Ingatkan Perlunya Langkah Proaktif Menetralkan Residu Politik
foto : kompas.com

DATARIAU.COM - Presiden Joko Widodo mengingatkan semua pihak khususnya jajaran TNI-Polri mengenainya perlunya langkah-langkah proaktif untuk menetralkan residu-residu politik, karena tahapan pemilu masih berlangsung hingga Oktober 2024.

“Perlu juga saya ingatkan masih ada beberapa tahapan pemilu sampai Oktober nanti, yang perlu langkah-langkah proaktif untuk menetralisir (menetralkan) residu-residu politik, untuk memitigasi disinformasi-disinformasi pemilu serta menjaga kerukunan, menjaga persatuan kita sebagai sebuah bangsa dan negara,” ujar Presiden Joko Widodo

Hal itu disampaikan Presiden Widodo dalam arahannya pada acara Rapat Pimpinan TNI dan Polri Tahun 2024 bertema “Siap Wujudkan Pertahanan Keamanan untuk Indonesia Maju“, di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, yang dikutip m.antaranews.com pada Rabu (28/2/24).

Selain itu Kepala Negara juga berterima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah menjamin keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilu sehingga pemungutan suara dan penghitungan suara berlangsung dengan aman dan damai.

Dia mengakui memang ada dinamika dan riak-riak dalam penyelenggaraan pemilu, namun menurutnya hal tersebut wajar dalam berdemokrasi.

“Walaupun saya tahu ada sedikit dinamika dan riak-riak kecil. Itu biasa dan wajar dalam kita berdemokrasi. Perbedaan pendapat, perbedaan pilihan itu juga sangat wajar dalam demokrasi,” jelasnya.

Selanjutnya Presiden mengingatkan bahwa TNI dan Polri ke depannya mengalami tantangan yang tidak mudah.

Bukan hanya di dalam dan luar negeri, melainkan juga tantangan eksternal.

"Tantangan global yang sangat rumit, juga bisa berdampak signifikan pada situasi ekonomi dan situasi sosial di dalam negeri. Kita tahu ketidakpastian ekonomi masih belum jelas, masih belum pasti, geopolitik dunia juga sulit dihitung, sulit dikalkulasi," ungkap Jokowi yang dikutip kompas.com

"Lanskap ekonomi, lanskap politik dunia juga sulit dikalkulasi, sulit dihitung. Kita tahu konflik Ukraina belum selesai, datang konflik Gaza, ada tambahan Yaman, sehingga menyebabkan inflasi pangan melanda dunia," tambahnya.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)