Puluhan Kilogram Bahan Peledak Ditemukan Densus 88 di Gunung

Ruslan
1.036 view
Puluhan Kilogram Bahan Peledak Ditemukan Densus 88 di Gunung
Foto: Net

DATARIAU.COM - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama Tim Jibom Brimob Polda Jawa Barat, menemukan bahan peledak sebanyak 35 kilogram, di kaki Gunung Ceremai, Desa Bantar Agung, Sindangwangi, Majalengka, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021).

Menurut informasi yang diterima Beritasatu.com, penemuan bahan peledak TATP sebanyak 35 kilogram itu berdasarkan keterangan dari napiter Imam Mulyana.

Tim Densus, Jibom Brimob Polda Jabar, INAFIS Polres Majalengka, Reskrim Polres Majalengka, dan tim Lapas Sentul yang mengawal napiter Imam Mulyana, melakukan pencarian dan menemukan bahan peledak sebanyak 35 kilogram, di ketinggian 1450 MDPL.

Penemuan 35 kilogram bahan peledak itu terdiri dari, toples persegi empat warna putih dengan tutup biru, berisi 10 kg murni TATP, kemudian botol plastik ukuran 250 ml terangkai secara seri berikut gotri atau pelor bulat besi, empat wadah berisi TATP murni, dan botol air mineral berisi TATP setengah botol.

Selanjutnya, tim Jibom Brimob Polda Jabar melakukan disposal terhadap sebagian besar bahan peledak itu di lokasi aman. Sementara, sisa TATP diamankan untuk barang bukti sekitar 3/4 botol air mineral ukuran 1,5 liter, disimpan oleh tim Jibom Satbrimobda Jabar untuk dilakukan penelitian.

Diketahui, kegiatan pencarian dan penemuan bahan peledak TATP sebanyak 35 kilogram itu adalah hasil deradikalisasi dan pembinaan berkelanjutan oleh Tim Idensos Densus 88 AT Polri atas pengakuan dari napiter Imam Mulyana yang saat ini sudah berikrar mengakui kedaulatan NKRI dan setia kepada Pancasila.

Imam ditangkap ketika hendak melakukan aksi teror di sekitar Bandara Cakrabuana Kota Cirebon, Senin (18/9/2017) lalu. Aksi itu rencananya dibuat untuk membuat kegaduhan jelang kedatangan Presiden Joko Widodo, dalam rangka menghadiri penutupan kegiatan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke IX Tahun 2017, di Taman Gua Sunyaragi, Jalan Brigjend Dharsono, Kota Cirebon. Saat ini, Imam ditahan di Lapas Sentul, Jawa Barat.

Pencarian dan penemuan bahan peledak berupa TATP sebanyak 35 kilogram itu merupakan kegiatan pencegahan sebelum adanya tindakan terorisme yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa.

Sementara itu, hingga saat ini, Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar belum merespons saat Beritasatu.com mengonfirmasi penemuan bahan peledak tersebut. (*)

Sumber: BeritaSatu.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)