Pj Bupati Kampar Hadiri Maulid Nabi di Desa Kayu Aro, Jelaskan tentang Adat Bersandi Syara, Syara Bersandi Kitabullah

datariau.com
1.566 view
Pj Bupati Kampar Hadiri Maulid Nabi di Desa Kayu Aro, Jelaskan tentang Adat Bersandi Syara, Syara Bersandi Kitabullah
Foto: Diskominfo Kampar
Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM menghadiri acara peringatan Maulid Nabi di Desa Kayu Aro Kecamatan Kampar Utara, Kamis (13/10/2022).

KAMPAR UTARA, datariau.com - Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM menghadiri acara peringatan Maulid Nabi di Desa Kayu Aro Kecamatan Kampar Utara, Kamis (13/10/2022).

Peringatan Maulid Nabi tersebut juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kampar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Plt Kamenag Kampar Fuad Ahmad, Camat Kampar Utara Riska Jonita Eka Fitr SStp MSi, Kepala Desa Kayu Aro Parmono serta masyarakat Desa Kayu Aro.

Peringatan Maulid Nabi diisi Tausiyah Ustadz Gus Raudhy Al Musthofa dipusatkan di lapangan Kantor Desa Kayu Aro.

"Kampar merupakan salah satu negeri yang agamis, yang sangat memegang erat adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari, falsafah Kampar tali bapilin tigo, tigo tungku sajoghangan, perpaduan unsur Ninik Mamak, pemerintahan dan tokoh agama menjadi dasar pelaksnaan kehidupan masyarakat Kabupaten Kampar. Inilah momentum untuk mewujudkan Kampar sebagai negeri yang maju dan sejahtera," kata Pj Bupati Kampar Kamsol.

"Mari kita bersatu padu mewujudkan Kampar yang maju dengan falsafah yang telah dipegang masyarakat Kampar sejak dahulu kala, adat bersandikan syara' dan syara' bersandikan kitabullah, inilah yang harus kita pelihara dan lestarikan," lanjut Kamsol.

Baca juga: Mengupas Fitnah Wahabi dan Mengenal Siapa Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab


Kamsol mengungkapkan peringatan Maulid Nabi dapat menjaga ukhuwah islamiyah, dengan demikian hablum minannas (hubungan dengan manusia), hablum minallah (hubungan dengan Allah) akan terjaga, semoga kedepannya menjadi lebih baik sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah.

Dalam kesempatan itu Pj Bupati Kampar juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk bersatu-padu bergandengan tangan, meneggakkan dan memelihara adat istiadat untuk semua Ninik Mamak dan anak kemenakan.

?Adat budaya Kampar yang lekat dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah adalah adat yang didasarkan atau ditopang oleh syariat agama Islam yang syariat tersebut didasari pula pada Al-Quran dan Hadist? tegas Kamsol.

Kamsol menjelaskan tali bapilin tigo, tigo tungku sajoghangan ini diartikan, pemerintah, tokoh agama serta para tokoh adat secara bersama-sama dan bersinergi membangun Kabupaten Kampar dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

?Insya Allah ketika tiga kekuatan ini, pemerintah, Ninik Mamak dan ulama, bersinergi, bersatu padu saling mengisi, memberi, asah, asih dan asuh maka saya yakin pembangunan di sektor-sektor strategis dikabupaten Kampar dapat berjalan seperti yang diharapkan,? ujarnya.

Pada kesempatan Kamsol mengungkapkan salah satu sasaran kinerja dirinya menjabat sebagai Penjabat Bupati Kampar adalah melaksanakan perbaikan Masjid Al Ikhsan Markaz Islamic Center Bangkinang, ia mengatakan secara bertahap perbaikan akan segera dilakukan Pemerintah Daerah.

Baca juga: Sejarah Maulid Nabi Tertulis dalam Wikipedia: Dimulai Daulah Fatimiyah Syiah di Mesir

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)