Penumpang Lion Air Keluhkan AC Tidak Dingin

Datariau.com
2.366 view
Penumpang Lion Air Keluhkan AC Tidak Dingin
Ilustrasi. (Foto: Lion Air)

DATARIAU.COM - Penumpang Lion Air JT-924, Kamis (27/5/2021) rute Solo melalui Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah (SOC) tujuan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS), mengeluh kondisi pendingin udara di kabin pesawat.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro kepada datariau.com menjelaskan kronologi keluhan penumpang tersebut, bahwa menurutnya pengoperasian pesawat telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Mengenai sistem pendingin udara, perlu Lion Air sampaikan bahwa sebelum keberangkatan pesawat (pre flight check) telah menjalani pemeriksaan secara menyeluruh. Pesawat dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthy for flight)," terang Danang melalui keterangan tertulis, Kamis (27/5/2021).

Baca juga: Dampak Peniadaan Mudik, Jumlah Penumpang di Bandara SSK Terjun Hingga 95 Persen


Dijelaskannya bahwa Lion Air penerbangan JT-924 dioperasikan menggunakan Boeing 737-900ER registrasi PK-LHR, dengan jumlah 135 penumpang.

Jadwal keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo pukul 08.10 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 10.25 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08).

"Lion Air senantiasa patuh menjalankan operasional dan layanan penerbangan berdasarkan ketentuan atau peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan faktor-faktor yang memenuhi aspek keselamatan keamanan serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan," terang Danang.

Baca juga: Penerbangan Wings Air Manado-Kao Dijadwalkan Beroperasi 4 April 2021, Penawaran Harga Terbaik Rp 756.900


Berkaitan adanya keluhan penumpang atas ketidaknyamanan dalam penerbangan tersebut, Danang menyampaikan permohonan maaf, karena pada saat penerbangan merasakan terganggu perjalanannya atas ketidaknyamanan yang timbul.

"Sistem pendingin udara senantiasa dinyalakan (aktif dan bekerja) pada seluruh penerbangan. Hal ini guna memastikan siklus udara bekerja saat di darat dan maksimal ketika di udara. Lion Air telah melakukan pengecekan kepada pesawat dimaksud, hasil pemeriksaan bahwa pesawat dalam kondisi laik terbang," pungkasnya. (rik)

Baca juga: Batik Air Buka Penerbangan Jakarta-Tanjung Pinang, Harga Spesial Mulai Rp 591.900
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)