Penggalangan Dana Masjid Ditertibkan, Semrawut Lalu Lintas di Pajak Lama Dibiarkan?

Admin
354 view
Penggalangan Dana Masjid Ditertibkan, Semrawut Lalu Lintas di Pajak Lama Dibiarkan?
Ketua DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu, Nurdin Muhammad Tahir.

BAGANBATU, datariau.com - Ketua DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu, Nurdin Muhammad Tahir juga protes atas tindakan penertiban terhadap kegiatan penggalangan dana di jalan untuk pembangunan masjid, yang dilakukan oleh pihak Polsek Bagan Sinembah.

"Sebenarnya kalau mau diberlakukan dengan alasan keamanan mencegah terjadinya laka lantas di jalan lintas, depan Pajak Lama lebih urgen untuk ditertibkan oleh pihak kepolisian lantas," kata Ketua DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu, Nurdin Muhammad Tahir kepada datariau.com, Ahad (18/7/2021).

Menurutnya, selain pengganggu penguna jalan, juga membuat rusak bodi jalan serta pemandangan yang membuat Kota Bagan Batu semakin semrawut serta menimbulkan bau yang menyengat hidung. Hal ini membuat citra Bagan Sinembah seakan-akan tidak ada pemerintahnya dalam penertiban kemacetan di Pajak Lama yang terjadi sekian lama.

"Maka dari itu, pihak polisi juga harus tegas penertiban parkir sepeda motor di Pajak Lama itu, karena di sana juga sering terjadi macet, kemudian mobil truk angkutan barang di sepanjang Jalan Sudirman Bagan Batu," katanya.

Tak hanya itu, kata Nurdin, yang membuat pemandangan semakin tidak mencerminkan kaidah-kaidah kesantunan ada oknum-oknum yang terang-terangan melakukan pemungutan kepada supir truk yang masuk pintu Jalan Sei Buaya Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah.

"Kalau boleh tahu pemungutan apa dan dipergunakan untuk apa," tanya Nurdin.

Selain itu, petugas parkir yang menjamur di sepanjang Jalan Kota Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, apakah memang sudah mengikuti sesuai aturan Perda dalam pelaksanaan di lapangan.

"Sementara petugas parkir setiap mengutip parkir untuk roda dua dikutip Rp 2000. Lantas apa memang pungutan parkir itu nominalnya demikian. Perkiran di Kota Bagan Batu juga tidak jauh pentingnya untuk disorot dan ditertibkan, sekali lagi untuk mencapai Kota Indah dan Kota Bermartabat, sesuai kaidah kenegerian melayu," pungkasnya. (sul)