Pengakuan Ibu Korban di Siak, Anaknya Tak Kunjung Keluar Kebun Karet Ternyata Sudah Tergeletak Tanpa Kepala

datariau.com
1.337 view
Pengakuan Ibu Korban di Siak, Anaknya Tak Kunjung Keluar Kebun Karet Ternyata Sudah Tergeletak Tanpa Kepala

SIAK, datariau.com - Salah seorang warga Kelurahan Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak ditemukan tewas diduga diterkam binatang buas pada (20/4/2023). Jasad korban berhasil dievakuasi warga sekitar tempat kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun datariau.com, jasad korban bernama AS (33) ditemukan tak bernyawa diduga diterkam binatang buas di lokasi tempat korban bekerja memanen karet.

Diketahui tempat kejadian perkara (TKP) tersebut tidak jauh dari Jalan Lintas Siak-Tumang. Sementara jasad korban ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan tidak utuh.

“Jasad korban masih utuh terlihat dari leher ke bawah dan kepala terpisah dari badan dibawa keluar dari hutan karet," kata salah seorang warga di sekitar tempat kejadian.

"Harimau yang menerkam warga Kwalian itu diduga Harimau yang pernah menampakan diri beberapa bulan lalu di Taman Arwin,” ungkap warga Siak tersebut.

Atas peristiwa itu, Kepala Kelurahan Kampung Rempak Agus dikonfirmasi atas perihal tersebut, dia membenarkan adanya salah seorang warga menjadi korban diduga diterkam binatang buas.

“Benar pak, tapi saya selaku Lurah belum dapat fotonya, dan belum sempat ke lokasi," kata Agus.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolsek Siak Kompol Syafri SH MH memerintahkan Kanit IK Polsek Siak Aipda Frison, Panit IK Polsek Siak Bripka Willy FN, Bhabinkamtibmas Kampung Rempak Bripka Nofrianto untuk turun ke TKP.

Dikatakan Kapolsek Siak, pada Kamis (20/4/2023) sekira pukul 10.00 WIB, korban AS dan ibu korban Lin saat itu menuju lahan miliknya yang berada di Jalan Lintas Siak-Tumang menggunakan sepeda motor dengan tujuan hendak memanen getah dan sawit.

Hingga pukul 14.00 WIB, ibu korban Lin dengan korban AS masih berada di kebun miliknya akan tetapi posisi AS dengan Lin berjauhan, namun untuk berbicara masih terdengar.

"Sekira pukul 14.30 WIB, ibu korban mengajak AS untuk pulang sambil berteriak menyampaikan, "An ayo kita balek," dan dijawab oleh AS, "Iyo mak". Selanjutnya ibu korban pun berjalan menuju keluar kebun, setelah ditunggu korban AS tak kunjung keluar hingga ibu korban pun berteriak memanggil AS sambil mencari berkeliling kebun," jelas Kapolsek Siak.

Dikatakan Kompol Syafri SH MH, setelah dicari oleh ibu korban Lin dan menemukan sepatu dan darah yang berserakan yang diduga milik korban AS, melihat hal tersebut ibu korban pun ketakutan dan berlari menuju keluar kebun berjalan kaki menuju rumah di Kwalian untuk memberi kabar kepada suaminya Husin.

"Sekira pukul 16.00 WIB, Kanit IK Polsek Siak Aipda Frison, Panit IK Polsek Siak Bripka Willy FN, Bhabinkamtibmas Kampung Rempak Bripka Nofrianto turun ke TKP bersama masyarakat masuk ke lokasi kebun melakukan pencarian dibantu oleh personil TNI, Polri, BPBD, dan pihak keluarga," jelasnya.

Pada pukul 17.35 WIB, akhirnya jenazah korban AS berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia, dimana kepala terpisah dari badan, sementara badan korban terdapat bekas cakaran dalam keadaan tidak menggunakan pakaian. (man)

Lihat: [VIDEO] Proses Evakuasi Korban dari Kebun Karet di Siak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)