Pemko Pekanbaru Dukung Bengkel Da’i Ittihadul Muballighin, Perkuat Kapasitas Dai dan Sinergi Dakwah

datariau.com
158 view
Pemko Pekanbaru Dukung Bengkel Da’i Ittihadul Muballighin, Perkuat Kapasitas Dai dan Sinergi Dakwah
Foto: Ist.
Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Kabag Kesra Indra Maulana Masadi, S.STP., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Bengkel Da’i yang ditaja DPD Ittihadul Muballighin di Aula MPP, Sabtu (24/10/2026).

PEKANBARU, datariau.com - Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Indra Maulana Masadi, S.STP., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Bengkel Da’i yang ditaja Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ittihadul Muballighin (IM) Kota Pekanbaru di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi para dai, sekaligus mempererat silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antarlembaga dakwah di Kota Pekanbaru.

Acara tersebut dihadiri pengurus Ittihadul Muballighin tingkat kota dan provinsi, anggota DPRD Riau H. M. Sumardhany Zirnata, tokoh ulama Riau Prof. Dr. H. Ilyas Husti, M.A., pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Riau dan Pekanbaru, serta para asatiz dari berbagai lembaga dakwah.

Dalam sambutannya, Indra Maulana Masadi menyambut baik keberadaan dan kiprah DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru. Ia menilai lembaga dakwah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, termasuk membantu pemerintah menyampaikan informasi dan pesan-pesan pembangunan.

Menurutnya, keterlibatan para dai sangat dibutuhkan untuk mendukung penyebarluasan informasi yang edukatif, mencerahkan, dan mudah dipahami masyarakat.

“Kita perlu dukungan berbagai pihak dalam menyampaikan dan menyebarluaskan informasi guna mencerahkan masyarakat. Ittihadul Muballighin menjadi salah satu lembaga dakwah yang dapat mengambil peran tersebut,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga dakwah dapat terus diperkuat. Dengan demikian, pesan-pesan pembangunan dapat tersampaikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Bengkel Da’i Perdana DPD IM Pekanbaru


Sementara itu, Ketua Umum DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, Ustaz Sarwan Kelana, S.Ud., mengatakan bahwa Bengkel Da’i tahun 2026 merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh kepengurusan DPD IM Kota Pekanbaru.

Sarwan mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pelatihan.

“Alhamdulillah, kegiatan Bengkel Da’i tahun 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, para narasumber, dan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini,” kata Sarwan saat diwawancarai sejumlah media.

Alumni UIN Sultan Syarif Kasim Riau itu menjelaskan, Bengkel Da’i tidak sekadar menjadi ruang untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan berdakwah. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas jaringan silaturahmi di antara para dai dan berbagai lembaga dakwah.

Menurutnya, peningkatan kapasitas dai menjadi hal penting agar para pendakwah mampu menjalankan perannya secara optimal di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

Ia berharap kegiatan perdana ini dapat menjadi awal bagi lahirnya program-program pembinaan dai yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru.

Buka Kesempatan bagi Dai dan Daiyah Bergabung


Dalam kesempatan tersebut, Sarwan juga menyampaikan bahwa DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru membuka kesempatan bagi para peserta Bengkel Da’i maupun dai dan daiyah lainnya yang berminat bergabung serta berkontribusi dalam organisasi.

Ia menilai keterlibatan para pendakwah dari beragam latar belakang akan memperkuat kapasitas organisasi dalam mengembangkan dakwah yang mencerahkan, menyejukkan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bagi para peserta Bengkel Da’i yang ingin bergabung menjadi bagian dari Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, insyaallah kami terbuka. Kami berharap semakin banyak ustaz dan ustazah yang bersama-sama berkontribusi dalam mengembangkan dakwah di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dakwah dan membangun kebersamaan antarpelaku dakwah di Kota Pekanbaru.

Sarwan berharap Ittihadul Muballighin dapat menjadi wadah bagi para dai dan daiyah untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi, serta berkolaborasi dalam menjalankan kegiatan dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)