Pemkab Siak dan PT. RAPP Tandatangani MoU Program Desa Bebas Api

Hermansyah
150 view
Pemkab Siak dan PT. RAPP Tandatangani MoU Program Desa Bebas Api
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Pemkab Siak diwakili Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) diwakili Direktur PT. RAPP Mulia Nauli penandatanganan MoU program desa bebas api (Fire Free Village Program) berlangsung diruang Bandar Siak lantai II kantor Bupati Siak, Selasa (27/7/2021).

Dua MoU yang ditandatangani itu diantaranya, perihal penghargaan desa bebas api dan bantuan penyiapan lahan tanpa bakar antara PT. RAPP dengan Pemerintah Kampung Teluk Lanus.

Selanjutnya penandatanganan MoU tentang program masyarakat tangguh api dalam rangka pemberian bantuan penyiapan lahan tanpa bakar antara PT. RAPP dengan Pemerintah Kampung Dayun.

Hadir pada kegiatan tersebut, Direktur PT. RAPP Mulia Nauli beserta jajaran, Kapolres Siak AKBP Gunar Rahardiyanto SIK, Danramil Siak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Kampung Teluk Lanus Irwan Syahroni, Kepala Kampung Dayun Nasya Nugrik. Dan disaksikan secara virtual oleh Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Riau, Kalaksa BPBD Riau, Camat Dayun, Camat Sei Apit, KPH Tasik Serkap dan Tim RAPP.

Bupati Siak Drs H Alfredri MSi menyampaikan, dengan mencermati situasi dan kondisi yang sudah menghadapi musim kemarau khususnya mulai pada bulan Juli-September menurut BMKG. Berpegalaman dari tahun-tahun sebelumnya, disaat musim kemarau selalu terjadinya karhutla tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Siak.

"Khusus dua kampung yakni, Teluk Lanus dan Dayun ini selalu terjadi karhutla, karhutla seperti tahun-tahun sebelumnya berdampak luas bagi lingkungan hidup, khususnya perusakan ekosistem lingkungan dan sisi kesehatan masyarakat bahkan berdampak pada ekonomi," jelas Alfedri.

"Dan berbagai aspek lainnya juga terganggu akibat karhutla ini. Kita tidak mau ini terus menjadi persoalan, kita tetap dari tahun ketahun berupaya bagaimana menekan angka karhutla luasan karhutla di Kabupaten Siak selalu kita atasi secara bersama dan kolaboratif," sebutnya.

Daerah Siak ini memang rawan akan karhutla, dikatakan Alfedri, dikarenakan lebih dari 50 persen kawasan Siak merupakan gambut dan lebih kurang dari 20 persen gambut dalam. Jadi, kalau memang terjadi musim kemarau, gambut kering, itu memang menjadi pemicu terjadinya karhutla.

"Oleh sebab itu, tentu upaya-upaya kita lakukan selain kekompakan dengan mengatasi berbagai sistem dengan mekanisme secara terpadu kita sudah menetapkan Siak sebagai Kabupaten Hijau, yang didukung oleh berbagai NGO," ujar Alfedri.

"Dimana Siak Kabupaten Hijau diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) kita mau meningkatkan regulasinya menjadi Peraturan Daerah (Perda)," imbuhnya.

Direktur PT. Andalan Pulp And Paper (RAPP) Mulia Nauli mengatakan, penandatanganan kerjasama program desa bebas api di Kabupaten Siak merupakan bukti dari komitmen PT. RAPP, dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui keterlibatan masyarakat dan para pihak dalam mencapai zero fire.

Dijelaskan Mulia, program desa bebas api merupakan program logistik yang terdiri dari beberapa program, seperti memberikan penghargaan atau reward kepada desa yang tidak mengalami kebakaran lahan.

Selain itu, kata Mulia, juga memberikan bantuan pembersihan lahan tanpa bakar serta meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi percegahan karhutla.

"Sejak program ini diluncurkan, program desa bebas api telah meminimalisir tingkat kebakaran, dari 4.279 hektar atau dari 39 desa yang ikut dalam program kami di tahun 2013, menjadi hanya 22 hektar pada tahun 2020," jelas Mulia.

"Dan ini sumbangsih yang sangat berharga apalagi bahwa kita tahu dengan kita menjaga 1.000 haktare saja tidak terbakar berapa sudah kita membantu tidak melepaskan emisi ke udara," ujarnya.

Sejak tahun 2014 hingga saat ini, PT. RAPP telah bermitra dengan 39 desa di lima kabupaten di Provinsi Riau, mencakup total wilayah sekitar 803.624 hektar. Kabupaten Siak terdapat 4 desa yang mengikuti program desa bebas api dan diharapkan tahun demi tahun akan bertambah.(*)

Sumber
: Datariau.com