Operasi Yustisi Gabungan di Pasar Dayun Minim Pelanggar

Hermansyah
129 view
Operasi Yustisi Gabungan di Pasar Dayun Minim Pelanggar
Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah Satpol PP Siak Subandi SSos MSi dan Kanit Lantas Polres Siak AKP Harefa.

SIAK, datariau.com - Satpol PP Kabupaten Siak kembali menggelar operasi yustisi guna memantau protokol kesehatan dalam masa PPKM. Giat Operasi Yustisi kali ini mengarah pasar kaget KM69 Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Operasi yustisi ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri dan Dishub Siak, Sabtu (18/9/2021) lalu. Giat ini dipimpin langsung Kasatpol PP Kaharuddin SSos MSi melalui Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah Satpol PP Siak Subandi SSos MSi.

Dimana sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai personel melaksanakan apel gabungan dilaksanakan dihalaman kantor Camat Dayun, apel gabungan itu dipimpin oleh Kanit Lantas Polres Siak AKP Harefa.

Dalam arahannya dia mengatakan, bahwa kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan ini bertujuan atau bersifat edukatif ataupun mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kita tetap lakukan secara humanis agar pesan-pesan yang kita sampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat," ucapnya.

Kasatpol PP Siak Kaharuddin SSos MSi melalui Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah Subandi SSos MSi mengakatakan, operasi yustisi ini rutin dilaksanakan dan menyasar atau berganti-ganti tempat untuk mengefektifkan pelaksanaan kegiatan operasi.

"Kami harapkan seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk tetap menggunakan masker apabila ingin keluar rumah, sehingga kita harapkan Kabupaten Siak Zero Area Covid-19," kata Subandi.

Dia mengatakan, bagi tempat keramaian atau kerumuman salah satunya seperti pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya menekan penyebaran covid-19.

"Untuk keramaian seperti pasar kita kedepankan dengan cara humanis, mengkombinasikan antara edukasi dan penegakan hukum yang soft supaya keselamatan betul-betul dapat terjadi," ujarnya.

Menurut Subandi, semua pihak termasuk pelaku usaha wajib agar mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 di Kabupaten Siak. Jadi, jangan hanya karena penegakan baru kemudian taat, padahal sejatinya penegakan hukum ini sebenarnya untuk keselamatan termasuk pemilik usaha.

"Kita mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir," imbuh Subandi.

Pada operasi yustisi kali ini, sebanyak 3 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring tim yustisi yang mana ketiga pelanggar tersebut kemudian diberikan teguran lisan dan tulisan.

Dan ini artinya masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya menggunakan masker ketika melakukan aktifitas di luar rumah.

"Kita juga menghimbaun agar pengunjung dan pedagang di pasar agar selalu menggunakan masker, terkhusus dalam mendisiplinkan prokes bagi pedagang, pengunjung dan masyarakat baik aktifitas yang membuat kerumunan. Kedepan dapat menjadi contoh bagi pengelola pasar lainnya," pungkasnya.(Em/man)