OpenAI Ungkap ChatGPT Disalahgunakan Kelompok China untuk Operasi Siber

Najwa
300 view
OpenAI Ungkap ChatGPT Disalahgunakan Kelompok China untuk Operasi Siber
Foto: forbes.com

DATARIAU.COM - OpenAI melaporkan peningkatan jumlah kelompok asal China yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan ChatGPT untuk operasi tersembunyi dalam laporan yang dirilis Kamis, 5 Juni 2025.

Meski ruang lingkup dan taktik yang digunakan kelompok-kelompok ini semakin meluas, operasi yang terdeteksi umumnya berskala kecil dan menargetkan audiens terbatas, kata startup berbasis San Francisco tersebut. OpenAI secara rutin merilis laporan tentang aktivitas berbahaya yang terdeteksi di platformnya, seperti membuat malware atau menghasilkan konten palsu.

Dalam satu contoh, OpenAI melarang akun ChatGPT yang menghasilkan postingan media sosial tentang topik politik dan geopolitik relevan dengan China, termasuk kritik terhadap video game bersentimen Taiwan dan tuduhan palsu terhadap aktivis Pakistan. Beberapa konten juga mengkritik tarif besar-besaran Presiden AS Donald Trump dengan menghasilkan postingan X seperti "Tarif membuat barang impor sangat mahal, namun pemerintah berbelanja untuk bantuan luar negeri."

Contoh lain menunjukkan aktor ancaman terkait China menggunakan AI untuk mendukung berbagai fase operasi siber mereka, termasuk riset open-source, modifikasi skrip, pemecahan masalah konfigurasi sistem, dan pengembangan alat untuk brute forcing password serta otomasi media sosial.

OpenAI juga menemukan operasi pengaruh asal China yang menghasilkan konten media sosial terpolarisasi mendukung kedua sisi topik kontroversial dalam wacana politik AS, termasuk teks dan gambar profil yang dihasilkan AI.

Sejak ChatGPT meledak di akhir 2022, muncul kekhawatiran tentang konsekuensi potensial teknologi AI generatif yang dapat dengan cepat dan mudah menghasilkan teks, gambar, dan audio seperti manusia. Kementerian Luar Negeri China belum merespons permintaan komentar Reuters terkait temuan OpenAI.

OpenAI telah memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan swasta paling berharga di dunia setelah mengumumkan putaran pendanaan 40 miliar dolar AS dengan valuasi perusahaan 300 miliar dolar AS.

Sumber: reuters.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)