Ngaku Udah Betah di Panti Jompo, Ibu Trimah pada Anaknya: Nek Kangen Sambangno Rene

Ruslan
1.715 view
Ngaku Udah Betah di Panti Jompo, Ibu Trimah pada Anaknya: Nek Kangen Sambangno Rene
Ibu Trimah asal Magelang yang diduga ditelantarkan anak-anaknya kini mengaku krasan di PantI Jompo. [Instagram]

DATARIAU.COM - Trimah lansia asal Magelang yang dibuang ketiga anaknya ke panti jompo di Malang, Jawa Timur kini mengaku sudah mulai kerasan tinggal di Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah.

Melalui unggahan video di akun instagram @insta_julid, Trimah mengirimkan pesan pada ketiga anaknya bahwa ia sudah menerima keputusan anak-anaknya menitipkan ia ke panti jompo.

"Anakku aku wes kerasan ning kene, due kanca belajar ngaji, nek we kangen sambangno aku rene (Anakku aku udah betah tinggal disini, punya teman belajar ngaji, kalau kamu kangen kunjungi aku ke sini)," ujar Trimah.

Sebelumnya, Trimah menerangkan alasan ketiga anaknya tega memperlakukan ia seperti itu karena himpitan ekonomi. Sehingga ketiga anaknya tidak sanggup mengurusinya.

"Alasannya enggak mampu biayain orang tua karena dia masih numpang sama mertua. Anak tiga terus karena kondisi Covid-19 ini jadi dia di berhentiin kerja, yang laki. Punya anak perempuan juga sama, jadi pada ngojek sekarang. Tiga-tiganya," ungkap Trimah.

Lantas Trimah berharap agar ketiga anaknya itu tidak melupakannya dan sewaktu-waktu masih mau menjenguknya di panti jompo.

"Mudah-mudahan terbuka pintu hatinya masih sayang sama kita, masih ngambil kita. Atau masih nengokin kita sewaktu-waktu," harapnya

Rupanya kisah Trimah tersebut berhasil mencuri perhatian salah satu keluarga sultan di Malang Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari.

Kedua pasangan itu sampai mengunjungi Trimah di Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah Malang untuk melihat kondisi ibu yang ditelantarkan oleh ketiga anaknya.

Bahkan Presiden Arema FC itu membelikan Trimah sejumlah perhiasan, memberikan bantuan sembako, uang tunai dan menghibur para lansia di Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)