Melihat Tradisi Membuat Lemang di Desa Kualu Kampar Sehari Sebelum Idul Fitri

datariau.com
1.370 view
Melihat Tradisi Membuat Lemang di Desa Kualu Kampar Sehari Sebelum Idul Fitri
Foto: Yeni Muharni
Proses memasak lemang di Desa Kualu.

KAMPAR, datariau.com - Tradisi membuat lemang yaitu memasak pulut di dalam bambu dengan cara dibakar merupakan tradisi yang ada di Kabupaten Kampar setiap ada momen besar, seperti Hari Raya, acara pernikahan, acara adat dan lainnya. Salah satu daerah di Kampar yang melaksanakan tradisi tersebut adalah Desa Kualu Kecamatan Tambang.

Pengamatan pada perayaan Idul Fitri 1443 hijriyah kemarin yang jatuh pada Senin 02 Mei 2022, sebagian besar masyarakat Desa Kualu melaksanakan tradisi membuat lemang sehari menjelang lebaran idul fitri, yaitu pada Ahad 01 Mei 2022.

Makanan khas lemang ini sudah seperti menjadi kewajiban yang harus ada di hari raya idul fitri di lingkungan Desa Kualu. Lemang dimasak bersama keluarga besar di hari terakhir puasa. Juga dimasak rendang daging sebagai teman untuk memakan lemang itu nantinya.

Saat pagi idul fitri tiba, masyarakat Desa Kualu berbondong-bondong mendatangi masjid terdekat untuk mengikuti shalat id, salah satu yang terpantau adalah di Masjid Nurul Iman. Saat pelaksanaan shalat id selesai, sebagian besar masyarakat tak langsung kembali ke rumah, mereka melakukan ziara ke kuburan keluarganya yang ada di tempat pemakaman umum desa.

Setelah acara ziarah tersebut, menjelang pulang ke rumah, para masyarakat terlebih dahulu mampir di rumah masyarakat lainnya untuk bersilaturrahmi. Nah dalam momen inilah lemang yang dimasak tersebut disantap, dipastikan dari rumah ke rumah menu lemang tersaji.

Tak hanya lemang, rendang daging, lontong, mie ayam, soto dan lainnya pun ada menjadi menu dari rumah ke rumah, tentu hal ini menjadi menarik, sebab menjadi momen silaturrahmi juga sarapan pagi pertama usai berpuasa sebulan penuh. Tradisi ini pun sudah menjadi turun temurun sejak lama.

Tradisi ini dinilai sangat bagus untuk dipertahankan, dimana adanya makanan khas lemang atau lomang disantap bersama dengan sanak famili serta tetangga di momen idul fitri, saling kunjung mengunjungi, mempererat ukhuwah islamiyah dan kekerabatan maupun silaturrahim, tidak boleh terkikis oleh perkembangan zaman.

Penulis
: Yeni Muharni
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)