Lepas JCH Kecamatan Dayun, Alfedri: Anggaplah Ini Ibadah Haji Terakhir...

Hermansyah
909 view
Lepas JCH Kecamatan Dayun, Alfedri: Anggaplah Ini Ibadah Haji Terakhir...
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Tahun ini, jemaah calon haji (JCH) asal Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, merupakan yang terbanyak dari kecamatan lain dengan jumlah 46 orang.

Jamaah calon haji (JCH) asal Dayun tergabung pada kloter 7 yang akan diberangkatkan ke Embarkasi Batam melalui jalur laut dari pelabuhan Tanjung Buton, Jum'at (17/5/2024).

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melepas secara resmi JCH Kecamatan Dayun berpesan untuk tetap menjaga kesehatan selama berada di tanah suci jaga kekompakan dan saling menjaga antar sesama jemaah sehingga semua dapat melaksanakan rukun haji dengan baik juga khusyuk.

"Semoga bapak ibu diberikan kekuatan iman, kesehatan, kemudahan dan kelapangan serta bimbingan oleh Allah SWT dalam menjalankan ibadah di tanah suci, pulang ke tanah air nanti mendapat predikat haji yang mabrur," ujar Alfedri.

Alfedri menyampaikan waktu tunggu untuk kuota haji Kabupaten Siak itu, selama 28 tahun. Bagi calon haji anggap ini adalah ibadah terakhir.

"Anggaplah ibadah ini sebagai ibadah haji terakhir. Sehingga bapak ibu benar-benar khusyuk dalam melaksanakannya," ucapnya.

Usai melepas jemaah calon haji, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi juga menjabat Ketua Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Siak mengukuhkan pengurus IPHI Kecamatan Dayun masa bakti 2024-2029.

"Selamat kepada seluruh pengurus IPHI Dayun yang telah dikukuhkan, semoga diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan roda organisasi serta dapat bersinergi dengan IPHI Siak serta pemerintah daerah," ucap Alfedri.

Alfedri berharap agar IPHI dapat menjadi wadah dalam menjalin silaturahmi dan membawa manfaat bagi kaum muslimin serta muslimat maupun masyarakat Kabupaten Siak.

Sementara terpilih sebagai Ketua IPHI Dayun Haji Ali Mukalam, Wakil Ketua H Idris, Sekretaris H Aswan dan Bendahara H Daryoto.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)