Jangan Coba-coba Nonton Drakor K-pop di Negara Ini

Ruslan
512 view
Jangan Coba-coba Nonton Drakor K-pop di Negara Ini
Foto: Net

DATARIAU.COM - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menuduh musik Korea Selatan (Korsel) yang dikenal dengan K-popmerusak generasi muda negaranya. Ia menyebutnya sebagai "kanker ganas". Kim juga memberlakukan hukuman yang lebih keras pada warga yang mengonsumsi film Korea Selatan, drama Korea (Drakor), dan video K-pop.

The New York Times merinci kampanye anti K-pop rahasia yang terungkap melalui dokumen internal yang bocor dari Republik Rakyat Demokratik Korea. Berita itu pertama kali dilaporkan oleh sumber baru yang berbasis di Seoul, Daily NK.

Media Pemerintah Korut mengecam penyebaran pengaruh "anti-sosialis", yang dilaporkan telah mengubah pakaian, gaya rambut, pidato, perilaku anak muda Korea Utara. Kim telah memerintahkan pemerintahnya untuk menindak disposisi anti-sosialis ini.

Kim memperkenalkan serangkaian undang-undang baru pada bulan Desember yang memberlakukan hukuman lebih ketat untuk menonton atau memiliki hiburan Korea Selatan dari lima tahun kerja paksa hingga 15 tahun di kamp kerja paksa.

Media pemerintah Korea Utara memperingatkan, jika pengaruh ini dibiarkan, itu akan membuat Korea Utara hancur seperti tembok yang lembab. Mereka yang tertangkap menyelundupkan konten Korea Selatan berisiko menerima hukuman yang lebih berat, termasuk hukuman mati. (*)

Sumber: beritasatu.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)