Iran Balas Serangan AS dengan Rudal ke Israel

Najwa
391 view
Iran Balas Serangan AS dengan Rudal ke Israel
Foto: Bone Terkini

DATARIAU.COM- Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel pada Minggu (22/6/2025) sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran di Fordow, Isfahan dan Natanz yang terjadi sebelumnya.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi sejumlah rudal telah ditembakkan dari wilayah Iran menuju wilayah udara Israel. Sistem pertahanan udara Israel langsung diaktivasi untuk mencegat ancaman tersebut, sementara otoritas keamanan menginstruksikan masyarakat untuk berlindung di ruang aman.

"Beberapa saat yang lalu, IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayah Negara Israel," demikian pernyataan resmi IDF yang dikutip CNN. Meski belum ada laporan korban atau kerusakan, peluncuran ini menandai babak baru ketegangan Iran dengan sekutu AS di kawasan.

Bersamaan dengan serangan rudal, Iran juga mengambil langkah diplomatis dengan melayangkan surat resmi kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menggelar sidang darurat Dewan Keamanan. Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyebut serangan udara Amerika sebagai ancaman serius bagi perdamaian regional dan internasional.

Iravani mengonfirmasi serangan AS menargetkan tiga fasilitas nuklir utama Fordow, Natanz, dan Isfahan yang menurutnya berada di bawah pengawasan langsung Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Iran dalam beberapa waktu terakhir semakin vokal mengkritik IAEA yang dinilai bersikap berat sebelah sejak konflik dengan Israel mencuat.

"Serangan yang dilakukan Amerika merupakan pelanggaran terhadap Piagam PBB serta Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir," kata Iravani dalam suratnya. Ia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi tindakan tegas, mengecam agresi tersebut, dan memastikan pelaku pelanggaran hukum internasional tidak luput dari pertanggungjawaban.

Peluncuran rudal Iran ini mempertegas konfrontasi Iran-AS-Israel belum usai dan potensi perang lebih luas di kawasan kian nyata. Dunia kini menantikan respons Dewan Keamanan PBB terhadap permintaan Iran, sementara ketegangan militer dan diplomatik terus membayangi Timur Tengah.

Serangan balasan ini menjadi yang pertama dari Teheran sejak AS menyerang fasilitas nuklir Iran menggunakan pesawat pengebom B-2 Spirit dan bom penetrator GBU-57A/B. Eskalasi ini dikhawatirkan akan memicu respons lebih keras dari AS dan sekutunya di kawasan.***

Sumber:liputan6.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)