Indonesia akan Menjabat Presidensi G20 Tahun 2022 Menggantikan Italia

Giri
555 view
Indonesia akan Menjabat Presidensi G20 Tahun 2022 Menggantikan Italia
Foto: ekonomi.bisnis.com
Presiden Jokowi Didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di KTT Luar Biasa G20 Tahun 2020 Secara Virtual

DATARIAU.COM - Indonesia akan memegang Presidensi Group of 20 (G20) selama 1 tahun ke depan, serah terima dari Italia kepada Indonesia akan dilaksanakan pada saat Konferensi Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo berjanji Indonesia akan memastikan G20 bisa mengakomodasi seluruh kepentingan negara.

Diketahui ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai Presiden G20, sejak dibentuknya pada tahun 1999. Selama masa Presidensi, Indonesia berperan menentukan agenda prioritas dan memimpin rangkaian pertemuan G20.

"Indonesia akan berupaya agar G20 dapat bekerja untuk kepentingan semua, untuk negara maju dan berkembang, Utara dan Selatan, negara besar dan kecil, negara kepulauan dan pulau kecil di Pasifik serta kelompok rentan yang harus diprioritaskan," kata Jokowi dalam pidato di sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ket-76 secara virtual, Rabu (22/9/2021).

Menurut Jokowi, inklusivitas adalah prioritas utama kepemimpinan Indonesia di G20 dan dunia.

"Inilah komitmen Indonesia untuk membuktikan no one left behind (tidak ada yang tertinggal di belakang)," lanjutnya.

Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan ekonomi hijau dan berkelanjutan akan menjadi prioritas Indonesia. Indonesia menurutnya memiliki nilai yang strategis dalam isu perubahan iklim. Bahkan Jokowi juga memamerkan prestasi Indonesia yang berhasil menurunkan kebakaran hutan sebesar 82 persen dibanding tahun sebelumnya.

Laju deforestasi menurut Jokowi juga ikut turun signifikan di tahun yang sama dan merupakan terendah dalam 20 tahun terakhir.

Menghadapi agenda bersama dunia yang sangat berat, Jokowi menyampaikan harapan dan dukungannya terhadap multilateralisme.

"Sudah mendesak bagi kita untuk mengawal multilateralisme yang efektif dengan kerja dan hasil yang konkret. Let us work together to recover together recover stronger," katanya.

Indonesia diketahui akan menjadi Presidensi G20 di tahun 2022 menggantikan Italia yang memegang presidensi tahun ini.

Indonesia akan mulai menjabat sebagai presiden G20 mulai 1 Desember mendatang hingga 3 November 2022.

Setiap tahun, negara anggota G20 secara bergantian menjadi tuan rumah dalam rangkaian pertemuan organisasi tersebut. (*)

Source: cnnindonesia.com

Editor
: Kakak Indra Purnama
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)