Husni Merza Minta MPA Kembali Aktif

Hermansyah
631 view
Husni Merza Minta MPA Kembali Aktif
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM di dampingi Ketua DPRD Siak Indra Gunawan dan Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK MSi.

SIAK, datariau.com - Meskipun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Siak terendah di Riau. Namun, semua pihak tetap waspada dan siap siaga menghadapi karhutla.

Cuaca panas ekstrim saat ini, karhutla menjadi tantangan tersendiri bagi daerah yang rentan terjadi karhutla, seperti Kabupaten Siak.

Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM meminta kepada Penghulu dan Camat di Kabupaten Siak, terutama kampung rawan karhutla mengaktifkan kembali kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).

"Saya minta camat dan penghulu, tolong aktifkan kembali masyarakat peduli api (MPA) yang ada di kampung dan sering koordinasi bersama kapolsek," kata Husni saat rakor penanganan karhutla 2024, di Gedung Endar Dharma Laksana Mapolres Siak, Jumat (26/7/2024).

Husni menekankan, pentingnya sinergi bersama upika, Bhabinkamtibmas dan TNI. Jika menemukan titik api segera cepat laporkan, karena penanganan awal sangat penting.

Husni mengapresiasi Kapolres Siak yang lebih dulu menggelar rakor karhutla, dan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla beberapa hari lalu di Dayun.

"Kami mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla di Dayun beberapa waktu lalu. Atas kerja keras semua tim, api dapat dipadamkan," sebutnya.

Husni meminta perusahaan yang berada di daerah rawan karhutla, dapat mengedukasi masyarakat serta bersedia meminjamkan alat berat jika dibutuhkan.

"Kami mohon bagi perusahaan yang memiliki alat, bantu tim karhutla. Perusahaan tidak hanya menjaga lahan saja, tetapi bantu warga jika ditemukan titik api di luar area perusahaan dapat ditangani bersama," imbuhnya.

Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi SIK MSi saat pimpin rapat koordinasi karhutla menyampaikan lahan yang terbakar di Kabupaten Siak mencapai 45 hektar.

"Kerugian lahan terbakar akibat karhutla di Riau mencapai 1100 hektar yang di dominasi di tiga kabupaten, diantaranya Rohil, Pelalawan dan Inhu. Sedangan Kabupaten Siak dibawah 100 ada 45 hektar," ujarnya.

Berdasarkan update BMKG perkiraan cuaca terutama di wilayah Riau berlangsung tidak menentu, perkiraan daerah yang seharusnya musim penghujan, jadi tidak hujan.

Dikatakan AKBP Asep, namun untuk wilayah Riau saat ini, lebih kepada musim panas atau musim kemarau.

"Saya beberapa hari lalu, rakor karhutla bersama Kapolda Riau, melihat situasi saat ini, menjadi perhatian pak Kapolda untuk menggelar operasi kontijensi penanganan karhutla. Karena itu, instruksinya kita follow up hari ini," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)