PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Riau di Hasanah Guest House, Sabtu (24/10/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan pengukuhan pengurus yang direncanakan berlangsung pada November mendatang, sekaligus pengembangan program organisasi di bidang sosial, budaya, dan ekonomi.
Ketua Himpunan Siompu Kampar Provinsi Riau, Hj. Mardisna, SE, MM, berharap Hendry Munief dapat hadir dalam acara pengukuhan pengurus tersebut. Kehadiran anggota DPR RI itu dinilai dapat mempererat hubungan sekaligus membuka ruang komunikasi antara organisasi masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Kami berharap Bapak Hendry Munief dapat hadir dalam pengukuhan pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Riau pada November mendatang. Bagi kami, silaturahmi ini penting untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak,” ujar Mardisna.
Ia menjelaskan, Himpunan Siompu Kampar Provinsi Riau tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial dan budaya, tetapi juga berupaya mengembangkan program yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu program yang tengah direncanakan adalah pengembangan Dapu Siompu di Pekanbaru. Program ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kekayaan kuliner tradisional Kampar kepada masyarakat luas.
Berbagai kuliner khas Kampar yang akan diperkenalkan antara lain dadio, lopek bugi, lopek bomban, palito daun, kapuok ikan patin atau gulai asam pedas patin, sate Ocu, es tebak Ocu, kue jalo, hingga palai ikan baung.
Selain memperkenalkan cita rasa kuliner tradisional, program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan usaha kuliner berbasis potensi lokal.
“Selain bergerak di bidang sosial dan budaya, kami ingin Himpunan Siompu juga berkontribusi dalam bidang ekonomi. Salah satunya melalui rencana pengembangan Dapu Siompu di Pekanbaru. Kami ingin memperkenalkan kuliner khas Kampar agar semakin dikenal masyarakat luas dan berpotensi menjadi peluang usaha bagi masyarakat,” jelas Mardisna.
Menurutnya, pengembangan Dapu Siompu tidak sekadar menjadi upaya memperkenalkan makanan tradisional, tetapi juga merupakan bagian dari pelestarian warisan budaya daerah.
Dengan promosi yang lebih luas dan pengelolaan yang baik, kuliner khas Kampar diharapkan memiliki daya saing serta mampu berkembang menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Hendry Munief menyambut baik silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Riau. Ia menilai komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam memperkuat kebersamaan dan mendorong pengembangan potensi daerah.
“Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat persaudaraan dan membuka ruang komunikasi. Potensi budaya dan kuliner daerah juga dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola dengan baik, dikembangkan secara kreatif, dan dipromosikan secara luas,” ujar Hendry.
Melalui pertemuan tersebut, Himpunan Siompu Kampar Provinsi Riau berharap persiapan pengukuhan pengurus pada November mendatang dapat berjalan lancar. Organisasi ini juga berkomitmen memperkuat berbagai program yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ke depan, pengembangan Dapu Siompu di Pekanbaru diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Kampar, menjaga kelestarian budaya daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.***