Harga Gas Elpiji Subsidi di Tarai Bangun Tembus Rp33 Ribu Pertabung

1.442 view
Harga Gas Elpiji Subsidi di Tarai Bangun Tembus Rp33 Ribu Pertabung
Ilustrasi elpiji langka. (foto: net)
TAMBANG, datariau.com - Kondisi kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram juga melanda Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Di desa yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru ini, harga elpiji tembus Rp33 ribu pertabung.

"Saya sudah mutar-mutar nyari tapi tak nemu. Ada jual di kedai harian perumahan Jalan Suka Jadi harganya Rp33 ribu, itu pun tinggal satu. Mau tak mau karena kita butuh tentu dibeli juga," ungkap Desi, warga Taraibangun saat menceritakan kegundahannya, Kamis (21/5/2015).

Warga lainnya Yusni (45), ibu rumah tangga mengatakan bahwa kelangkaan ini sudah terjadi hampir tiga minggu. "Di pangkalan juga kosong, di kedai ada tapi mahal, saya beli harganya Rp28 ribu," ujarnya.

Demikian pula Opi (28) menyebutkan bahwa beberapa pangkalan gas di Tarai Bangun langka gas elpiji 3 Kg, namun di kedai-kedai persediaan gas 3 kg tersebut ada namun dengan harga yang cukup tinggi.

"Kami curiga juga mengapa bisa separah ini kelangkaan. Tentu kita berharap pemerintah meningkatkan pengawasan agar elpiji ini tidak dimainkan membuat kami menderita," pinta Opi.

Terkait keluhan masyarakat ini, Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Tarai Bangun telah melakukan inspeksi mendadak di salah satu pangkalan elpiji di Jalan Suka Karya, Dusun II Desa Tarai Bangun.

Dua orang anggota BPD yang sidak yakni Nova dan Ari, menemukan pangkalan tersebut tidak memasang plang. Sehingga masyarakat yang tidak tahu kedai itu pangkalan, membeli dengan harga kedai, bukan harga eceran tertinggi (HET).

"Pas kami datang, ada agen sedang membongkar gas 3 Kg. Maka langsung kami periksa, ternyata ada plangnya hanya saja tidak dipajang. Alasannya karena ditiup angin," ujar Nova.

Menurut laporan warga sekita yang masuk ke BPD, bahwa pangkalan yang juga menjual alat pecah belah rumah tangga ini menjual elpiji diatas HET yakni Rp19-25 ribu per tabung.

"Setelah kita sidak mereka langsung memasang harga sesuai HET. Kita BPD akan terus lakukan pemantauan terhadap indikasi adanya pangkalan yang ingin bermain," pungkasnya. (rin)
Tag:elpiji
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)