Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati Kampar : Santri Merupakan Tulang Punggung Negara

Intan Sukma Lena
583 view
Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati Kampar : Santri Merupakan Tulang Punggung Negara
Foto : Mirdas Aditya
Bupati Kampar, Catur Sugeng Saat Menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional

Tapung, datariau.com - Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH, MH menyebut santri sebagai tulang punggung negara dalam menata kehidupan keberagamaan.

Ucapan tersebut diutarakan Catur Sugeng Susanto saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2021 di Yayasan Roudlotusolihin VII Pondok Pesantren Seruling Desa Muktisari Kecamatan Tapung, Kamis malam (21/10/21).

Lebih lanjut, Catur Sugeng dalam arahannya menyampaikan agar kita selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala rahmatnya. Dimana pada tahun 2015, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Persiden nomor 22 tentang penetapan peringatan hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober.

Selain Perpres, saat ini juga telah lahir Undang-undang bahwa pesantren itu setara dengan pendidikan formal lainnya. Bahkan mereka punya nilai plus karena pendidikan agamanya kuat. Maka dalam hal ini (santri) akan menjadi tulang punggung negara untuk menata kehidupan keberagaman dengan nyaman.

Selain itu untuk diketahui bersama, saat ini perhatian pemerintah akan lebih serius kepada Pondok Pesantren (Ponpes) agar kedepan setiap Ponpes atau para santrinya memiliki daya saing ditengah masyarakat. Serta dapat melahirkan para pemimpin yang memiliki pemahaman bernegara yang baik.

Sesuai dengan tema hari santri 2021 "Siaga Jiwa Raga", maka tema ini memiliki makna bahwa para santri dituntut untuk selalu memiliki jiwa dan raga untuk membela keagamaan dan negara. Untuk itu, santri harus bisa tumbuh, berdaya dan berkarya, ungkap Catur.

Sementara itu Pengasuh Ponpes Kh H Muhammad Abdul Gopur menyampaikan bahwa Peringatan Hari Santri dilaksanakan agar menimbulkan kembali semangat para santri seperti semangat pahlawan yang telah gugur memperjuangkan negara ini.

Santri harus bisa memahami ilmu agama yang kuat untuk melawan penjajahan, dimana penjajahan saat ini adalah kebodohan. Untuk itu santri harus terus berjuang dan tampil disegala bidang yang bisa bermanfaat bagi agama dan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar di dampingi oleh kepala Dinas Perhubungan Aman Filda, Kadis DPMPTSP Hambali, Kadis Pariwisata Zulia Dharma, Kadis Kominfo Yuricho Efril, Kasat Pol PP Nurbit, Plt Kadis Kes Rahmad, Kadis Perindustrian Ali Sabri, Kadis DLH Aliman Makmur, Sekre P dan K Aidil serta Camat Tapung Amri Yudo

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Intan Sukma Lena
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)