KUOK, datariau.com - Masyarakat Kecamatan Kuok yang tergabung dalam pengurus Muhammadiyah menggelar silaturrahmi tokoh Muhammadiyah Kuok bersama Sekretaris Daerah dan Pimpinan DPRD Kampar beserta rombongan yang dilaksanakan di gedung dakwah Muhammadiyah Kuok, Senin (28/6/2021).
Dalam sambutannya Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kuok H Abdul Rauf SPd mengatakan bahwa saat ini ada beberapa PDTA, TK, SD Muhammadiyah khususnya yang berada di Kecamatan Kuok yang butuh perhatian. Pada kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf dari Sekretaris Daerah Kampar yang berhalangan hadir karena disaat yang sama mengikuti acara di tempat lain.
"Selain itu semua, pada kesempatan ini kami juga menyampaikan bahwa Muhammadiyah Kuok juga mempunyai lahan kosong sebanyak 2 hektar. Selain itu kami juga melaporkan bahwa untuk melanjutkan pembangunan lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuok ini dibutuhkan anggaran Rp 900 juta," terang Abdul Rauf.

Hadir selaku narasumber tokoh masyarakat Riau asal Kuok Profesor Yusri Munaf MHum yang dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada pemerintah, untuk memberikan perhatian lebih kepada Muhammadiyah untuk membantu pembangunan lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuok yang saat ini masih terbengkalai.
"Harapan kami, melalui pertemuan ini ada tindak lanjut dari pemerintah untuk pembangunan gedung ini. Apalagi silaturahmi ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kampar didampingi 2 orang wakil dan anggota DPRD Kampar dapil 1," ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal ST dalam sambutannya menyampaikan akan siap memperjuangkan pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah Kuok, sekurang-kurangnya pengadaan mobilernya dulu, dan tentunya melalui prosedur dan keuangan daerah.
"Kita sama-sama mengetahui, sejak pandemi Covid-19 ini sudah terjadi beberapa kali refocusing anggaran yang mengharuskan pengurangan anggaran untuk pembangunan Kabupaten Kampar," ujar politisi Partai Gerindra Kabupaten Kampar.
Lebih lanjut, pria yang masuki periode ketiga sebagai legislator Kampar ini berjanji, akan memperjuangkan apa yang diharapkan masyarakat Muhammadiyah Kuok ini.
"Namun itu semua harus seiring sejalan dengan keputusan dari eksekutif tentunya melalui mekanisme dan aturan yang berlaku," terang Faisal.
Pada kesempatan itu juga Faisal menyampaikan bahwa saat ini dirinya telah menyalurkan aspirasinya melalui Pokok Pikirannya pada tahun 2021 ini untuk merehap SMP Muhammadiyah Kuok.
"Kami tetap berkomitmen kepada masyarakat untuk membangun Kampar. Hanya saja saat ini hal itu agak tersendat karena refocusing anggaran oleh Covid-19. Kalaulah kita menginginkan daerah kita maju, pilihlah calon pemimpin dari daerah itu yang siap memajukan daerahnya," ajak Faisal.

Wakil Ketua DPRD Kampar Repol SAg dalam sambutannya menyampaikan, bahwa saat ini untuk pelaksanaan aspirasi harus melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dan untuk hibah barang prosedurnya harus diusulkan oleh para penerima hibah. Secara teknisnya ada di eksekutif melalui Bappeda. Dan syaratnya harus diajukan dulu melalui Musrenbang.
Pada kesempatan itu juga Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil menyampaikan Apresiasi kepada Muhammadiyah yang telah menghadirkan pimpinan DPRD beserta perwakilan anggota DPRD.
Hadir pada acara itu anggota DPRD dapil 1 H Kasru Syam dari partai Nasdem, Agus Candra dari Partai Golkar dan Said Abdullah dari Partai PPP, Camat Kuok Darusmar, Kapolsek Bangkinang Barat, dan masyarakat Muhammadiyah dari dalam dan luar Kecamatan Kuok. (das)