Gawat, Desa Topang Zona Hitam Covid-19, Bupati Meranti Minta Lockdown

datariau.com
733 view
Gawat, Desa Topang Zona Hitam Covid-19, Bupati Meranti Minta Lockdown

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Bupati Meranti H Muhammad Adil SH bersama Tim Satgas Kabupaten turun langsung ke Desa Topang yang saat ini sedang dalam zona hitam dan mengambil sikap tegas akan meningkatkan level PPKM atau Lockdown selama 14 hari, Senin (9/8/2021).

Camat Rangsang Tengku Arifin mengatakan bahwa Desa Topang sudah masuk Zona Hitam dan pihaknya minta kepada Bupati agar membuat kebijakan terbaik bagi desa ini untuk mencegah Covid-19, dan memberitahu agar warga percaya tentang Covid-19.

"Kemudian Bupati Meranti H Muhammad Adil SH menangapi hal tersebut bahwa, baru beberapa hari sudah 10 orang meninggal, saya sebagai ketua tim Satgas mengambil kesimpulan bahwa Desa Topang harus PPKM atau dilockdown untuk mencegah supaya penyebaran virus tersebut tidak kemana-mana, karena Tanjung Samak saya lakukan seperti itu karena masyarakat koperatif, Alhamdulillah selesai. Semoga masyarakat Desa Topang bisa menjadi Tanjung menjadi contoh yang baik," ungkap H Muhammad Adil SH.

"Saya berharap kepada tokoh-tokoh agar dapat mengarahkan warga agar mau transparan jangan lari-lari hingga mengakibatkan kematian, saya informasikan bahwa di Tebingtinggi saat ini sudah full ruang isolasinya, makanya saat ini kita tambah. Mohon kiranya disampaikan pada Bidan, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Limnas, Camat, Satpol-PP, agar dapat bekerja sama dan menindak tegas agar warga tidak boleh keluar. Saya ingatkan kepada warga kemaren yang bandel, saat saya jelaskan baru mereka paham dan Alhamdulillah mereka hari ini mau diisolasi, jadi warga Topang harus seperti itu juga agar mempercepat proses penyembuhan Covid-19, insya Allah besok saya kirim oksigen serta persediaan makanan dan vitamin," lanjut H Muhammad Adil SH.

"Kami mengakui bahwa kami kewalahan dalam mengatasi Covid-19 ini karena masyarakat yang ada di sini masih berjiwa pedalaman, sehingga saat ini kami ingin melakukan tindakan malah disebut mengancam dan memaksa," ungkapnya.

Bidan Desa mengatakan bahwa sudah ada ketersediaan vaksin. "Saya akan letakan speed Pemda yang standbay sini satu, dan saya minta kepala desa dan Petugas Satgas berikan Vitamin kepada seluruh warga, dan saya minta agar bersalaman sesuai Prokes dan jangan takut pada petugas," ungkapnya.

Bupati Meranti H Muhammad Adil SH langsung menuju lokasi ruang isolasi yang ada di Parit Dalam Desa Topang sebanyak 40 orang dan mengarahkan kepada warga yang terpapar agar dapat mengadu langsung apa yang kurang langsung melaporkan.

"Mudah-mudahan bapak/ibu cepat sembuh dan nanti malam kita akan sholat istikharah di Masjid Agung agar Kabupaten Kepulauan Meranti terhindar dari Covid-19. Dan bapak/ibu jangan curi waktu untuk pulang ke rumah karena akan membahayakan orang lain, harus dipastikan sampai sembuh sealama 14 hari," pungkasnya. (put)

Penulis
: Syahputra
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Meranti
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)