Di Desa Tarai Bangun Kampar, Gas Elpiji Subsidi Sudah Benar-benar Menghilang

1.361 view
Di Desa Tarai Bangun Kampar, Gas Elpiji Subsidi Sudah Benar-benar Menghilang
Ilustrasi. (foto: net)
TAMBANG, datariau.com - Warga Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar kewalahan untuk mendapatkan gas elpiji subsidi 3Kg. Sebab, di desa yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru itu gas elpiji subsidi sudah benar-benar menghilang.

"Memang kacau ini, sudah mutar-mutar di semua pangkalan dan kedai yang biasa jual gas, kini tak ada lagi satu pun. Kemana gas ini, kayak dikerjain aja kita ini sama pemerintah," ucap Agus, yang berkeliling mencari gas subsidi, Ahad (7/6/2016) pagi hingga siang.

Dijelaskannya, dia telah mendatangi pangkalan di persimpangan Jalan Perkebunan atau Jalan Bupati yang biasanya di pangkalan ini jarang kosong, namun hari ini tumpukan ratusan elpiji di pangkalan hanya tabung saja tak ada yang berisi.

"Saya juga cari di pangkalan di SPBU Jalan Kubang Raya Desa Tarai Bangun, juga kosong, katanya tak ada lagi," ujar Agus.

Kemudian dia dapat kabar bahwa ada pengawas SPBU itu yang berjualan gas juga di perumahan depan SPBU, Agus pun bergegas mencari tempat yang dimaksud, namun rumah yang dimaksud dalam kondisi tutup.

Selanjutnya Agus mencari gas ke Jalan Suka Karya/Kualu hingga sampai ke Kota Pekanbaru, namun hasilnya nol. "Akhirnya siang aku beli sambal untuk makan keluarga, karena tak mungkin saya lanjutkan mencari gas, benar-benar menghilang gas itu," ulasnya.

Kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, Agus meminta agar melakukan pengawasan terhadap agen. Kepada Pemerintah Desa Tarai Bangun, Agus juga berharap mengambil langkah bijaksana untuk mengakhiri penderitaan warga dalam mendapatkan gas elpiji.

"Buat koperasi yang menyediakan gas di setiap Dusun, nanti buat sistem KTP/KK untuk membelinya. Ini yang harus dilakukan pemerintah desa, jangan diam saja. Karena gas ini kebutuhan rutin masyarakat," sarannya. (umm)
Tag:elpiji
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)