Dengar Tangisan Tengah Malam, Saat Dicek Ternyata Bayi Dibuang di Pinggir Sungai

Admin
174 view
Dengar Tangisan Tengah Malam, Saat Dicek Ternyata Bayi Dibuang di Pinggir Sungai

DATARIAU.COM - Warga dihebohkan dengan penemuan orok bayi laki-laki yang menangis dan masih melekat ari-ari (plasenta), di pinggir sungai Gampong Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Senin (11/10/2021) dinihari.

Menurut dugaan warga di situ, orok berusia sehari yang terbungkus kain itu dibuang oleh ibunya akibat hasil hubungan gelap, orok tersebut kemudian diamankan sementara di rumah Datok Penghulu Gampong setempat.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali melalui Kapolsek Karang Baru Iptu Suripto menjelaskan, pihaknya baru mendapat informasi Senin (11/10/2021) pagi.

Dimana, Novariana (19) seorang warga setempat menemukan orok laki-laki di pinggir sungai diperkirakan baru berusia satu hari.

“Berdasarkan keterangan Novariana, ianya menemukan orok tersebut Senin (11/10/2021) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu sedang duduk sambil bermain handphone di rumah pamannya di Dusun Raya, Gampong Suka Makmur," katanya.

Kemudian dirinya terusik ketika sayup-sayup mendengar suara tangisan bayi dari arah sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah pamannya.

Karena penasaran, ia memberanikan diri pergi ke arah suara bayi tersebut dan sampai di lokasi pinggir sungai, mendapati seorang bayi laki-laki dengan ari-ari (plasenta) masih melekat pada tubuhnya yang terbungkus kain sarung.

“Tak tega, kemudian orok tersebut diboyong ke rumah pamannya dan selanjutnya orok tersebut dibawa ke rumah salah satu tokoh masyarakat bernama Supri (62),” terang Kapolsek.

Oleh Supri, kemudian menghubungi Abdul Latief Datok Penghulu Gampong Suka Makmur untuk mengamankan orok dimaksud.

Diperkirakan bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap salah satu warga sekitar yang dibuang karena tidak diinginkan kelahirannya diketahui orang bagi sang ibu bayi. (esy)