SIAK, datariau.com - Bupati Siak Dr Afni Z MSi minta kepada seluruh Camat, Lurah dan Penghulu kegiatan dan program yang akan dilaksanakan dapat sejalan dengan 17 program kerja Bupati dan Wakil Bupati Siak.
Menurut Afni, penghulu merupakan perpanjangan tangan Bupati di kampung yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
"Saya minta dokumen RPJMDes dan Renstra Desa nanti bisa disesuaikan dengan RPJMD kabupaten. Kita harus selaras dan sejalan," kata Bupati Siak.
Hal tersebut, disampaikan Bupati Siak Dr Afni Z MSi saat membuka Rakor Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kampung se-Kabupaten Siak tahun 2025, di Gedung Kesenian, Kota Siak, Selasa (15/7/2025).
Karena itu, selalu hadir di setiap Musrenbang kecamatan, ingin mengetahui dan mengawal setiap usulan yang datang dari desa dan kelurahan harus tertampung.
Tentunya kedepan pembangunan harus dimulai dari kampung (desa).
"Pemerataan pembangunan, kita tidak lagi membangun di pusat kota. Kami pastikan APBD dan pembangunan akan dikucurkan di setiap kampung bapak dan ibu," sebut Afni.
Dikatakan Afni, pertemuan ini merupakan tatap muka perdananya, bersama Penghulu, Bapekam dan Lurah se-Kabupaten Siak sejak dilantik sebagai Bupati Siak beberapa bulan lalu.
"Saya berharap kepada seluruh Camat, Lurah, Penghulu dan Bapekam segera menyesuaikan dan menyamakan langkah seluruh kegiatan yang dilaksanakan dengan program kerja dan visi misi kami," imbuhnya.
Meskipun pembangunan akan dilaksanakan di setiap kampung, Afni memprediksi akan mulai terwujud pemerataan pembangunan di seluruh kampung se-Kabupaten Siak di tahun ketiga.
"Mengapa kami memprediksi di tahun ketiga. Karena, saat ini kami sedang memfokuskan terhadap pembayaran tunda bayar sekitar Rp327 miliar," jelasnya.
Untuk saat ini, Afni meminta tidak membuat kegiatan bersifat seremonial, akan tetapi buatlah kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Dari 17 program kerja 'Berazam' Bupati Siak Dr Afni Z MSi dan Wakil Bupati Siak Syamsurizal SAg MSi, salah satunya pemberian baju seragam sekolah gratis akan menggandeng UMKM di setiap kampung pada tahun depan.
"Kami sudah menghitung kebutuhan baju yang akan diberikan setiap tahunnya," sebut Afni.
"Jika, kita bagi 122 Kampung dan 9 Kelurahan. Maka, setiap kampung dan kelurahan akan memproduksi sekitar 300 baju seragam sekolah, dengan standar harga yang ditetapkan oleh UMKM itu sendiri," ujarnya.
Bupati Siak Dr Afni Z MSi berjanji akan ada intensif khusus bagi penghulu kreatif dan mampu mencari serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak dari kampung.
"Saat ini PAD kita tidak sampai Rp500 juta. Oleh karena itu, upaya untuk terus meningkatkan PAD sangat diharapkan," ungkap Afni.
"Kami akan memberikan insentif khusus bagi Camat, Lurah maupun Penghulu yang membantu meningkatkan PAD Siak," ujarnya.
Disampaikan Bupati Siak, berkaitan dengan visi dan misi utama Bupati Siak Afni dan Wakil Bupati Siak Syamsurizal yakni Perjuangan Hak Hutan Tanah Masyarakat Siak, dan juga menghindari konflik lahan.
Bupati Siak juga minta tidak ada lagi Penghulu yang mengeluarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) atau surat keterangan tanah lainnya, terutama di kawasan hutan produksi, hutan konservasi dan hutan lindung.
"Bapak dan ibu Penghulu, tolong ingatkan masyarakat, jangan menanam sawit di kawasan hutan produksi, apalagi hutan konservasi," terang Afni.
"Karena, penyelesaiannya nanti belum tentu selesai 5 tahun kami menjabat, biarkan kami menyelesaikan masalah yang ada dulu, jangan ditambah lagi," pungkasnya.
Pada acara tersebut, Bupati Siak Dr Afni Z MSi menyerahkan piagam penghargaan lomba Kampung dan Kelurahan se-Kabupaten Siak dan lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).(***)