KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Lakukan Persemian Diklat (BST) Kapal Layar Motor (KLM) dan SKK 60 Mil Tahun 2022 di Lapangan Afifa Futsal.
Acara dimulai dengan pembacaan laporan oleh Ketua (STIP) Jakarta Jaya Alamsyah mengatakan bahwa adapun masukan dan tujuan acara ini untuk meningkatkan SDM Meranti dan menambahkan wawasan serta keterampilan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada pihak yang bekerja sama sehingga acara ini berjalan dengan lancar. Kemudian juga kepada perangkat dah pemerintah daerah saya ucapkan kembali terima kasih telah mendukung acara ini hingga terselenggaranya diklat ini," ungkapnya.
Selanjutnya dalam diklat Bupati Meranti H Muhammad Adil SH mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap pelaksanaan kegiatan Diklat Basic Safety (BST) ini karena pelaksanaan diklat pemberdayaan masyarakat ini sangat penting untuk di laksanakan, mengingat Meranti merupakan wilayah kepulauan yangmasyarakatnya bekerja dan menggantungkanhidupnya di laut.
Sebagian besar oleh karena itu, banyaknya kapal motor di Meranti akan membuka peluang kerja yang sangat menjanjikan dan banyak diminati oleh masyarakat Meranti. Namun karena alasan ekonomi banyak masyarakat yang bekerja dilaut tidak mengantongi sertifikat, hal ini tentunya menimbulkan masalah baru, untuk tu dengan adanya diklat BST yang difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan RI bersama Sekolah Tinggi llmu Pelayaran Jakarta.
"Saya mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap dengan adanya pelatihan ini menjadi solusi atas masalah yang dihadapi para pelaut yang ada di Meranti. Dan Alhamdulillah kegiatan Diklat ini dapat kita laksanakan lagi di tahun 2022 ini dan saya berharap kegiatan ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang Hadirin yang saya banggakan Kegiatan Diklat Basic Safety (BST) ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan peserta, terlebih dalam bidang Basic Safety Training (BST), yaitu pelatihan dasar-dasar keselamatan untuk antisipasi akan adanya hal bahaya diatas kapal, untuk mewujudkan tenaga kerja professional dibidang pelayaran," ujarnya.
Konvensi Internasional tentang standart of training, certification dan watchkeeping (STCW), mensyaratkan bahwa setiap pelaut harus menjalani program pengenalan dan pelatihan dasar keselamatan yang meliputi pengetahuan dasar menghadapi kebakaran, pertolongan pertama tingkat dasar, teknik mempertahankan hidup dan keselamatan pribadi serta tanggung jawab sosial Pelatihan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelaut menyadari dan memahami akan bahaya bekerja di laut (kapal) dan dapat merespon dengan tepat dalam keadaan darurat.
"Dan setelah pelatihan ini selesai nantinya peserta akan dibekali Surat Keterangan Kecakapan (SKK) sebagai bekal para peserta dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pelaut," harapnya.
Dalam rangka upaya menciptakan SDM yang
berkualitas di bidang transportasi laut sebagaimana yang di amanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2012 tentang SDM di Bidang Transportasi, Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training (BST) ini merupakan upaya yang sangat tepat serta sangat di butuhkan oleh masyarakat maritim di Kabupaten Kepulauan masyarakat Meranti.
"Harapan kami tentunya setiap peserta yang
mengkuti Diklat ini benar-benar memperhatikan apa yang disampaikan oleh para Instruktur dari Sekolah Tinggi llmu Pelayaran sehingga nantinya ilmu yang diberikan dapat diserap dengan balik sehingga dapat di terapkan ketika bekerja di kapal," katanya.
Kemudian Bupati Meranti H Muhammad Adil SH secara resmi lakukan pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor (KLM) dan SKK 60 Mil Tahun 2022.(sah)