Bujang Kampung ke-48 di Rawang Kao Barat, Husni Merza Ingatkan Beberapa Hal...

Hermansyah
795 view
Bujang Kampung ke-48 di Rawang Kao Barat, Husni Merza Ingatkan Beberapa Hal...
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

SIAK, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Siak kembali melaksanaan Program Bujang Kampung ke-48 di Desa Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Jumat (20/1/2023).

Program Bujang Kampung tersebut, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

Dalam sambutannya saat menjadi pembina pada apel Pemkab Siak bersama Pemerintah Kampung Rawang Kao Barat, Wakil Bupati Siak Husni Merza mengatakan Bujang Kampung merupakan salah satu inovasi pemikiran dari Bapak Bupati Siak Alfedri.

"Inovasi ini berguna untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, yang biasanya masyarakat melakukan pelayanan di ibu kota kabupaten. Akan tetapi khusus dihari Jum’at, pelayanan ini kami hadirkan di kampung-kampung," ucap Husni.

Selain itu, Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM kembali mengingatkan untuk bersama-sama untuk menurunkan angka inflasi.

"Salah satu indikator penyebab atau pemicu inflasi adalah dikomoditi cabe merah, bawang merah dan tempe karena bahan yang bersumber dari kedelai, seperti tempe," kata Husni.

"Oleh karena itu, untuk menurunkan angka inflasi kami menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai perkarangan yang cukup, agar menanam komoditi seperti cabe merah dihalaman ataupun menanam dalam polibet, agar tidak payah membeli cabe di pasar," ajak Husni.

Dikatakan Husni, untuk memantapkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat berbasis teknologi informasi, kemarin Bupati Siak bersama Wakil Bupati Siak dan OPD terkait melaksanakan Studi Tiru ke Kabupaten Sumedang.

Provinsi ini merupakan kabupaten yang berhasil meraih predikat sangat baik nilai indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan menempati urutan pertama dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

"Nantinya pelayanan akan bisa diakses melalui smartphone. Dan Bupati Siak maupun Wakil Bupati Siak dapat terus memantau perkembangan data disetiap kecamatan maupun kampung, seperti halnya stunting," ucapnya.

Terkait stunting, Pemerintah Kabupaten Siak akan membuat tim penurunan stunting disetiap kecamatan yang dengan Ketua Sekcam dan tim penurunan stunting ditingkat kampung termasuk bidan-bidan kampung juga terlibat.

"Sesuai target bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa di tahun 2024 angka stunting turun diangkat 14 persen dan kemiskinan ekstrim diangkat 0 persen," ujar Wabup Siak.

Kemiskinan ekstrim ini, dimana masyarakat atau perorangan yang hanya mampu mengeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari hanya Rp12.000.

"Ini merupakan target Pemkab Siak yang harus dituntaskan di tahun 2024. Dengan cara diberdayakan secara ekonomi akan tetapi jika masyarakat mempunyai kekurangan fisik seperti cacat dan distabilitas atau sudah tua tidak punya penghasilan, kita akan berikan subsidi tunai setiap bulannya," kata Husni.

Pada pelaksanaan Bujang Kampung di Desa Rawang Kao Barat saat itu, bertepatan dengan Hari Jadi Kampung Rawang Kao Barat ke-10. Wakil Bupati Siak Husni Merza berkesempatan menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), bibit tanaman cabe dan beberapa bantuan lainnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)