Begini Kronologi Polisi Tetapkan Pedagang Wanita Jadi Tersangka, Padahal Babak Belur Dipukuli Preman

Ruslan
486 view
Begini Kronologi Polisi Tetapkan Pedagang Wanita Jadi Tersangka, Padahal Babak Belur Dipukuli Preman
Foto: Net

DATARIAU.COM - Pedagang sayur babak belur dipukuli preman viral di media sosial.

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh preman terhadap pedagang sayur tersebut membuat heboh jagat dunia maya.

Setelah kejadian tersebut, kehebohan kembali terjadi setelah si pedagang sayur ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

Kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Lalu, bagaimana kronologi lengkapnya? Simak penjelasannya berikut ini:

Polisi menjelaskan penyebab pedagang sayur bernama Litiwari Iman Gea (LWIG) yang dianiaya preman menjadi tersangka.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi di Pasar Gambir Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kata polisi Litiwari Iman Gea juga melakukan tindakan kekerasan.

"Itu ada 2 kejadian. Di satu sisi dia sebagai korban, di satu sisi lain dia juga melakukan penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Jumat (8/10/2021), dilansir dari Tribunnews.com berjudul Pedagang Sayur Jadi Tersangka Usai Dianiaya Preman, Polisi: Korban Juga Pelaku.

Terkait premannya sendiri, Rafles menerangkan preman yang melakukan penganiayaan tersebut juga dilakukan penangkapan.

"Iya ditangkap juga. Sudah jadi tersangka," terangnya.

Alhasil, dari 1 kasus tersebut, polisi menetapkan 2 tersangka.

"Iya (ada 2 tersangkanya) ," tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu mengatakan pihaknya belum menahan dan hanya menetapkan sebagai tersangka.

"Ibunya belum kita tahan, masih ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya kepada Tribun Medan, Jumat (8/10/2021).

Jan Piter mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Gea.

"Masih diperiksa. Hasil pemeriksaan lah nanti bagaimana hasilnya," terangnya.

Sebelumnya, viral sebuah rekaman video menunjukkan seorang pedagang sayur wanita di pasar Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi korban pemalakan beberapa orang preman pada Minggu, (5/9/2021) pagi.

Tak tanggung-tanggung, korban yang diketahui bernama Litiwari Iman Gea dianiaya oleh preman karena menolak memberikan uang lapak.

Bahkan ia ditendang oleh preman berbadan tegap saat tersungkur ke tanah sambil berteriak-teriak histeris.

Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa pria berkaus hitam terlibat cekcok dengan pedagang pasar.

Seorang perekam video pun sempat diintimidasi oleh pelaku lantaran terus mengabadikan momen pemalakan tersebut.

"Udah kau matikan?" Tanya seorang pria berkaus hitam.

Lalu yang merekam mencoba meyakinkan meski terus melanjutkan rekaman.

"Udah lo," ucapnya.

Pria berkaus hitam menjawab sambil menaruh curiga.

"Belum, belum," sentaknya.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Medan, pelaku bernama Beny Cs bersama teman-temannya sudah dua kali meminta uang kepada penjual sayur mayur tersebut.

Namun sekitar pukul 07.00 WIB mereka tidak menghiraukan.

Sekitar pukul 08.45 WIB mereka kembali dan terjadi keributan.