DATARIAU.COM - Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group akan membuka rute penerbangan penumpang berjadwal internasional tanpa henti (non-stop) dari destinasi Banda Aceh melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar, Aceh (BTJ) ke Bandar Udara Internasional Pulau Pinang-Bayan Lepas, Penang, Malaysia (PEN) mulai 15 Desember 2022.
Tahap awal, Batik Air menawarkan jadwal terbang 1 kali sehari atau 7 kali dalam sepekan.

"Penerbangan rute interbasional secara reguler ini dalam upaya semakin mempermudah mobilitas para tamu (pelancong dan pebisnis) dari Indonesia Bagian Barat secara langsung yaitu Banda Aceh ke Penang pergi pulang (PP)," kata Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro kepada datariau.com melalui rilisnya, Senin (28/11/2022).
Baca juga:
Batik Air Rute Baru Tujuan Balikpapan, Makassar dan Lampung serta Tambah Frekuensi ke Palembang Langsung dari Jakarta
Koneksi penerbangan Lion Air Group lebih banyak dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (connecting flight) tujuan Medan Kualanamu, Batam, Padang, Palembang, Pekanbaru, Gunungsitoli, Jambi, Lhoksumawe, Meulaboh, Padang Sidempuan, Sibolga, Silangit, Simeulue, Takengon, Jakarta Soekarno-Hatta, Jakarta Halim Perdanakusuma, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Lombok serta kota tujuan lainnya.
Penerbangan lanjutan dari Penang tersedia rute tujuan ke Kuala Lumpur, Malaka, Thailand serta terkoneksi ke negara-negara lainnya.
"Penerbangan rute interbasional secara reguler ini juga dalam upaya memberikan pilihan baru terbang dari Indonesia ke Malaysia yaitu Penang setelah tujuan Kuala Lumpur dari Jakarta-Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangarang Banten (CGK), Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya (SUB), Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG) serta rute Pekanbaru (PKU) tujuan Malaka (MKZ)," terang Danang Mandala.
Baca juga: Mengenal Capt Wisnu Wijayanto, Dirut Batik Air yang Baru
Selain itu, lanjut Danang, penerbangan rute interbasional secara reguler ini juga dalam upaya berkontribusi sebagai salah bentuk dukungan dalam percepatan pemulihan perekonomian secara regional (kedua negara) di kawasan Asia Tenggara sejalan membantu menggerakkan sektor perdagangan, pariwisata serta sektor yang lain.
Mendukung pengembangan potensi daerah dan negara untuk aksesibilitas pebisnis, pelancong dan logistik berbagai negara yang terhubung dari Indonesia. Optimis, memperkuat daya saing potensi perdagangan global (semakin efektif dan efisien).
Ketersediaan penerbangan dengan jadwal yang tepat akan semakin membantu dalam perkembangan destinasi di Indonesia dan negara bagian Malaysia sesuai program masing-masing pemerintah. Konektivitas Indonesia Bagian Barat akan terbuka sebagai salah satu pusat ekonomi baru yang mempunyai keunggulan di bidang bisnis, perdagangan, industri kreatif, jasa dan sektor lainnya.
"Saat ini Penang masih menjadi salah satu primadona bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang memerlukan kebutuhan wisata medis. Banda Aceh, Ibu Kota Aceh sebagai kota tujuan menjadi salah satu pintu masuk menuju Indonesia dari wilayah bagian barat yang memiliki potensi di bidang wisata dengan keragaman sosial budaya, perikanan, alam, bahari, kuliner dan bidang lainnya," pungkas Danang.
Kenyamanan Terbang
Setiap tamu mendapatkan makanan dan minuman (inflight meals); gratis bagasi 20kg untuk kelas ekonomi dan 30kg kelas bisnis; dilengkapi hiburan gratis inflight entertainment on demand serta hiburan yang dapat diakses dari perangkat handphone dan tablet didukung oleh Tripper. Para tamu akan dimanjakan melalui konten-konten yang tersedia seperti beragam film dengan berbagai genre seperti Indonesia, Hollywood, Korea, serta lainnya. Selain itu para tamu dapat bermain games, membaca majalah digital dan masih banyak lagi. Download Tripper, sekarang!
Penerbangan rute Banda Aceh-Penang PP, Batik Air akan mengoperasikan pesawat Airbus A320 (12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 156 kelas ekonomi). Armada ini merupakan generasi modern dan baru yang dikirim dari pabrikan pesawat.
Seluruh armada dilengkapiHigh Efficiency ParticulateAir(HEPA)filter atau penyaringan partikel yang kuat.HEPA filtermembantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9%jenisvirus, kuman, serangga dan bakteri.Udara di dalam kabinpesawatdiperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet(lavatory)dan dapur(galley)langsung dialirkan ke luarpesawat.
Peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasipesawatudara secara berkala dengan metodeAircraft Exterior and Interior Cleaning(AEIC) dijalankan di pusat perawatanpesawatBatam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara(base station).
Baca juga: 4 Fase Pemeliharaan Pesawat Lion Air Group