Alfedri Terima Kunker BNN Provinsi Riau

Hermansyah
482 view
Alfedri Terima Kunker BNN Provinsi Riau
Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi menerima kunjungan kerja kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, kunjungan ini dalam rangka implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang rencana aksi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Acara itu dihadiri, Wakil Bupati Siak, H Husni Merza BBA MM, Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan SE, Kepala Kejaksaan Negeri Siak, FKUB, Perwakilan Baznas, pimpinan OPD, Camat dan sejumlah pimpinan BUMD di Kabupaten Siak.

Kunjungan BBN tersebut, juga dibahas pada rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dengan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.

?Selamat datang kepala BBN Provinsi Riau di Kabupaten Siak, hari ini kami menghadirkan lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pimpinan OPD untuk mendengarkan arahan dari bapak," jelas Alfedri.

"Khusus berkaitan dengan aksi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Siak,? ujar Bupati Siak saat membuka acara yang berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Perumahan Abdi Praja, Selasa (27/9/2022).

Dalam pertemuan itu, Bupati Siak membahas sejumlah isu mulai dari dampak kenaikan BBM yang berakibat tingginya inflasi pemerintah daerah secara bersama diminta untuk mengambil kebijakan sesuai arahan presiden.

Dengan terjadinya inflasi juga berdampak pada naiknya harga pangan dan energi, memicu kenaikan harga bahan pokok.

?Pentingnya penyaluran BLT sebagai pengalihan pengurangan subsidi energi dimana hingga bulan Agustus 2022 pengalihan subsidi ini telah mencapai Rp502 triliun ditujukan bagi masyarakat terdampak seperti keluarga PKH," ucapnya.

Selain itu, isu lainnya adalah dampak musim penghujan khususnya bagi daerah rawan banjir dengan mengajak masyarakat melakukan gotong royong dan melaksanakan 3 M yakni mengumpulkan, menguras dan menimbun barang bekas sehingga dapat mencegah penyakit demam berdarah DBD yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti.

Kepala BNN Provinsi Riau, Robinson Siregar mengatakan, tujuan kunjungannya ke Kabupaten Siak pertama dalam rangka silaturahmi kedua menyampaikan program kerja BNN Riau berkaitan dengan implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang rencana aksi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

?Kami sangat peduli terhadap bahaya peredaran penyalahgunaan narkotika, Indonesia berada dalam situasi darurat narkoba, dimana kejahatan narkotika merupakan sebuah kejahatan ekstra dan disebut kejahatan lintas negara," jelas Robinson.

"Dimana wilayah sebenarnya tidak hanya di kota namun telah menyasar hingga ke tingkat desa. Beberapa daerah rawan dalam penyebaran narkotika memerlukan perhatian bersama dan membutuhkan penanganan yang komprehensif," ujarnya.

Maka dari itu, Riau merupakan lokasi yang sangat strategis, selain itu berbagai langkah antisipasi terus dilakukan pihak BNN dalam memutus penyebaran narkotika. Termasuk sosialisasi dan membentuk program desa bersinar dengan tujuan membentuk ketahanan yang kuat dari tingkat desa.(rls/man)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)